Sunday, September 25, 2022
Home Berita Komoditas Harga Gula di London Turun Ikut Harga Minyak Mentah

Harga Gula di London Turun Ikut Harga Minyak Mentah

Harga gula mixed pada penutupan pasar hari Rabu. Melemahnya dolar AS pada hari Rabu membuat harga gula naik. Sementara harga minyak mentah turun 5% menjadi terendah 7 ½ bulan 

Harga gula Oktober di ICE New York naik 7 sen (0.39%) menjadi $18.05. Harga gula di ICE London turun 0.35%. 

Indeks dolar melemah pada hari Rabu sehingga harga gula sempat naik.  

Melemahnya harga minyak mentah 5% ke harga terendah 7 ½ bulan. Harga etanol juga turun sehingga pabrik penggilingan tebu mengurangi produksi etanol. Produksi gula naik dan persediaan gula meningkat. 

Harga gula di London naik ke tertinggi 1 ½ bulan pada hari Jumat. Kekhawatiran Cuaca di seluruh Eropa  temperatur diperkirakan masih   diatas normal pada  minggu depan sehingga mengganggu tanaman  beet.  Perkiraan Maxar Technologies hari Kamis kekeringan akan terjadi di perkebunan beet. 

Unica melaporkan pada 24 Agustus bahwa hasil gula Brazil sampai pertengahan Agustus di  2022/2023  turun 12.8% dari tahun lalu menjadi 18.625 MMT.  CONAB melaporkan pada 19 Agustus mengurangi perkiraan hasil gula Brazil menjadi 33.9 MMT dari perkiraan April 40.3 MMT, karena pengurangan area tanam dan berkurangnya  hasil panen tebu. 

Pemerintah India pada 5 Agustus menyetujui untuk penambahan ekspor sampai 1.2 MMT sampai 30 September supaya dapat memenuhi kontrak ekspor yang sudah dibuat. Sehingga total quota ekspor naik dari 10 MMT menjadi 11.2 MMT.  

Faktor negatif yang menurunkan harga gula karena hasil panen India dan Thailand diperkirakan meningkat. Hasil panen yang meningkat tersebut menutup penurunan panen gula Brazil . Menurut the Indian Sugar Mills Association (ISMA) pada 15 April   bahwa  perkiraan produksi gula India di 2021/22  dinaikkan menjadi 35 MMT dari 33.3 MMT naik 12.2% dari tahun lalu. Ekspor naik menjadi 9 MMT. 

The Indian Sugar Mills Association (ISMA) melaporkan bahwa produksi gula India dari 1 Oktober – 15 Mei naik 14.4% dari tahun  lalu menjadi 34.88 MMT. 

The Thailand Office of the Cane & Sugar Board memperkirakan ekspor Thailand 7 MMT di tahun 2021/22. 

Pada  22 April  the USDA FAS melaporkan  perkiraan produksi gula Brazil di tahun 2022/23 naik 2.9% dari tahun lalu menjadi 36.37 MMT.  Ekspor gula Brazil di 2022/23 naik 3.7% dari tahun lalu menjadi 26.6 MMT. 

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $17.60 kemudian ke  $17.10  sedangkan resistant pertama di $18.10 dan berikut ke $ 18.50 

( vibiznews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments