Sunday, January 23, 2022
Home Berita Komoditas Harga Gandum Turun, sedangkan Harga Jagung dan Kedelai Naik Penutupan Pasar Hari...

Harga Gandum Turun, sedangkan Harga Jagung dan Kedelai Naik Penutupan Pasar Hari Rabu

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Rabu, 15 Desember 2021 harga biji-bijian mixed, harga jagung turun, produksi etanol turun, harga kedelai naik , walaupun kedelai yang digiling turun dan harga gandum turun.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Rabu untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Maret  di CBOT turun 4.50 sen (0.76%) menjadi $5.8575 per bushel.

Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Rabu setelah EIA melaporkan produksi etanol rata-rata 1.087 juta barel per hari sampai 10 Desember turun 3,000 bpd dari minggu sebelumnya dan diatas rata-rata 5 minggu. Persediaan etanol naik 419k barel menjadi 20.883 juta.

Perkiraan ekspor mingguan FAS antara 1.2 MMT – 2 MMT jagung diekspor sampai 9 Desember, perkiraan ekspor dari persediaan baru antara 725k – 900k MT.

Kedelai

Harga kedelai Januari di CBOT naik 3 sen (0.24%) menjadi $12.6250, harga soymeal Januari turun $4.7 (1.25%) menjadi $372.2 per ton dan harga minyak kedelai Januari naik $1.23 (2.35%) menjadi $53.47

Harga kedelai naik pada penutupan pasar hari Rabu setelah Laporan NOPA bahwa kedelai yang digiling di bulan Nopember sebesar 179.5 mbu turun 2.5% dari laporan bulan Oktober dan masih 1.56 mbu dari tahun lalu pada periode yang sama.

Perkiraan ekspor mingguan dari USDA sebesar 1.1 MMT dan 1.775 MMT kedelai yang dipesan sampai 9 Desember. Para trader memperkirakan sebesar 125k MT dari persediaan baru. Untuk soymeal perkiraan ekspor antara 100k –250 k MT. Untuk minyak kedelai diperkirakan kurang dari 25k MT.

Gandum

Harga gandum Maret  di CBOT turun 31 sen (3.94%) menjadi $7.575 per bushel.

Harga gandum pada penutupan pasar hari Rabu turun sementara menantikan laporan ekspor mingguan perkiraan antara 200k – 400k MT sampai 9 Desember.

Rusia akan melaporkan pembatasan ekspor gandum yang diperkirakan sebesar 9 MMT dari 15 Februari sampai 30 Juni, menurut beberapa sumber lainnya perkiraan dibawah 9 MMT ada juga yang memperkirakan 11 MMT.

( vibiznews )

Most Popular

Harga Minyak Melemah, Meskipun Kekhawatiran Pasokan Membayangi

Minyak turun tipis pada hari Kamis, membukukan kerugian tipis setelah beberapa hari menguat yang mendorong benchmark ke tertinggi tujuh tahun karena kekhawatiran...

Dolar membalikkan kerugian, Terus Menguat

Dolar berfluktuasi tetapi tetap dalam kisaran pada hari Kamis karena lintasan naik minggu ini dari imbal hasil Treasury AS mengambil nafas.

Rekomendasi Minyak 21 Januari 2022: Berbalik Turun karena Meningkatnya Persediaan

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex berbalik turun dan sempat menembus ke bawah $83 ke...

Harga Soft Commodities Mixed Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

Pergerakan pasar untuk Soft Commodities pada hari Kamis 20 Januari 2022, Harga Soft Commodities mixed , Harga kopi Arabika turun dari harga...

Recent Comments