Wednesday, June 16, 2021
Home Berita Komoditas Harga Gandum Turun, Karena Penurunan Ekspor Mingguan

Harga Gandum Turun, Karena Penurunan Ekspor Mingguan

Harga gandum turun pada penutupan pasar hari Kamis, karena menurunnya ekspor mingguan.

Harga gandum Maret di CBOT turun 5 ¼ sen  menjadi $6.4225 per bushel.

Laporan ekspor mingguan USDA untuk gandum sampai tanggal 31 Desember sebesar 275,313 MT turun 48% dari minggu lalu namun masih naik 241% diatas tahun lalu pada minggu yang sama.

Laporan pengiriman ekspor dari Census data mengatakan bahwa gandum yang dikirim pada bulan Nopember sebesar 69.5 mbu, jumlah tertinggi 10 tahun di bulan Nopember.

Survey dari Reuters memperkirakan persediaan 1 Desember sebesar 1.695 bbu, turun dari Desember tahun lalu 1.841 bbu. Untuk tahun marketing ini diperkirakan persediaan akhir akan turun 3 mbu sehingga menjadi 859 mbu untuk tahun 20/21. Laporan persediaan dan permintaan bulanan WASDE akan diumumkan tanggal 12 Januari.

Cuaca di Great Plains dan selatan Rusia sudah membaik, kelembabannya sudah cukup. Tetapi di Utara Great Plains masih kering dan suhu diatas normal. Hujan turun di Great Plains dan beberapa bagian dari Midwest.Suhu diatas normal di Selatan Great Plain. Di ladang Canada hujan masih turun terbatas dan suhu diatas rata-rata.

Perkiraan panen gandum 2020/21 di Argentina sebesar 17 juta ton naik dibanding perkiraan sebelumnya sebesar 16.8 juta ton menurut the Buenos Aires Grain Exchange (BAGE).

Gandum ditanam di Argentina Pampas perkebunan gandum di Argentina pada bulan Juni dan Juli dan hasil panen diharapkan Desember dan Januari.

Musim panen gandum di Argentina hampir berakhir rata-rata hasil panen di Selatan dari area pertanian nasional hasilnya diperkirakan 0.5 – 1 ton per ha, naik dari laporan hasil panen pada minggu lalu.

Ekspor biji-bijian Ukraina turun menjadi  26.41 juta ton setahun dari 31.49 juta pada periode yang sama di 2020. Ekspor tersebut terdiri dari  gandum   sebesar 12.51 juta ton, jagung 9.73 ton dan 3.78 juta ton barley.

Ekspor Ukraina merupakan 16% dari ekspor biji-bijian global dan menjual 57 juta ton biji-bijian ke pembeli luar negeri di 2019/20

Pemerintah Argentina mengatakan ekspor biji-bijian akan turun     44.18 juta ton di 2020/21 karena berkurangnya hasil panen.

Kementrian perekonomian mengatakan bahwa panen biji-bijian turun 64.5 juta ton dari 75.1 juta ton di 2019.

Analisa tehnikal untuk gandum support pertama di $6.43 dan berikut ke $6.34 sedangkan resistant pertama di $6.60 dan berikut ke $6.64.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Mei 2021 kembali surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus...

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa turun untuk ke empat hari berturut -turut sehingga harga gula di New York turun ke...

Rupiah Rabu Siang Masih Terkoreksi ke Rp14.255/USD; Dollar di Asia Flat Menjelang the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (16/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah di hari ketiganya, stabil dari sesi...

Harga Jagung Naik, Karena Cuaca Kering Di Brazil

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa kembali naik setelah kemarin mengalami penurunan tajam, kenaikan terjadi karena rate pertumbuhan tanaman lebih rendah...

Recent Comments