Friday, September 17, 2021
Home Berita Komoditas Harga Gandum Turun Di Chicago dan Uni Eropa Setelah Laporan WASDE

Harga Gandum Turun Di Chicago dan Uni Eropa Setelah Laporan WASDE

Harga gandum turun baik di CBOT maupun di Euronext Paris setelah Laporan Bulanan Perkiraan Persediaan dan Permintaan WASDE

Harga gandum Desember turun 3.75 sen (0.54%) menjadi $6.8850 per bushel.

Harga gandum di Euronext Paris turun 1.5 Euro atau 0.6% menjadi 238.00 euro ($281.39) per ton setelah pada hari Kamis sempat turun ke harga terendah sebulan di 237.50 Euros.

Harga gandum turun setelah Laporan Bulanan Perkiraan persediaan dan permintaan WASDE sebagai berikut:

USDA mengurangi gandum yang ditambahkan ke persediaan 12 mbu, dari 10 mbu untuk impor dan 2 mbu untuk makanan, sehingga menyisakan 615 mbu untuk keperluan domestik 2021/22. Sehingga ratio penggunaan gandum menjadi 29.8%.

Gandum global, Perkiraan produksi gandum Canada diturunkan 1 MMT menjadi 23 MMT, digantikan dengan tambahan produksi Uni Eropa 400k MT dan 1.5 MMT perkiraan kenaikan produksi Australia 139k MT menjadi 31.5 MMT. Produksi Cina naik 900k MT menjadi 136.9 MMT sehingga kenaikan global 3.37 MMT menjadi 780.28 MMT. Persedian global naik 4.16 MMT menjadi 283.22 MMT.

USDA memperkirakan persediaan Rusia 72.5 MMT sedangkan Rusian Ag Agencies memperkirakan 70 MMT dan kemungkinan turun di bawah perkiraan. Perkiraan panen Australia akan meningkat 1.5 MMT menjadi 31.5MMT. Canada turun 1 MMT menjadi 23 MMT dan produksi Cina naik 900k MT.

Pedagang di Swedia menjawab permintaan ekspor untuk dikirim ke Aljazair menggantikan Perancis.

Para pedagang di Swedia memperkirakan hasil panen gandum di 2021 sebesar 3.1 juta ton, turun dari tahun lalu 3.2 juta ton namun masih diatas rata-rata 5 tahun sebesar 2.6 juta.

Ukraina mengekspor 6.2 juta ton gandum untuk musim Juli – Juni 2021/22, rencana pemerintah ekspor gandum sebesar 23.8 juta ton, pada musim lalu ekspor gandum 16.6 juta ton

Libur hari Senin membuat penjualan ekspor mingguan USDA dilaporkan pada hari Jumat 388,384 MT gandum dipesan selama minggu ini sampai 2 September. Total ekspor yang akan dikirim untuk 21/22 jumlahnya sudah 23% atau 9.81 MMT.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $6.75 berikut ke $6.57 sedangkan resistant pertama di $7.06 dan berikut ke $7.33.

( vibiznews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments