Wednesday, June 16, 2021
Home Berita Komoditas Harga Gandum Naik Pada Awal Minggu, Karena Kenaikan Ekspor

Harga Gandum Naik Pada Awal Minggu, Karena Kenaikan Ekspor

Harga gandum pada awal minggu naik karena ekspor naik.

Harga gandum Maret di CBOT naik 3 sen menjadi $6.1125 per bushel.

Laporan pengiriman ekspor mingguan USDA untuk gandum sebesar 391,219 MT sampai 17 Desember, naik 263k dari minggu lalu, tetapi turun dari tahun lalu pada minggu yang sama. Akumulasi ekspor masih 0.3% lebih rendah dari tahun lalu menjadi 14.127 MMT. Lelang gandum untuk Cina sebesar 591,161 MT dari persediaan AS.

Harga gandum AS sangat mendekati harga gandum internasional supaya AS mendapatkan permintaan pasar yang baru. Permintaan ekspor dilakukan dengan harga sesama teman. Harga gandum dunia stabil sempat naik sedikit karena harga gandum Rusia yang meningkat. Persediaan Australia meningkat karena sedang panen.

Cuaca di AS mixed namun di sebelah barat Great Plains kering dan beberapa daerah sudah turun salju. Cuaca yang lembab terjadi di sebelah timur Great Plan dan beberapa daerah Midwest. Sebagian Ukraina dan selatan Rusia masih kering.

Harga gandum Eropa turun namun penurunan tertahan karena melemahnya kurs Euro terhadap dolar karena virus baru corona di Inggris menyebabkan dihentikannya hubungan transportasi antara Inggris dan ke Uni Eropa termasuk ke Perancis.

Pasar biji-bijian Perancis sudah memasuki hari libur selama 2 minggu, kebiasaan tradisi di Perancis, menjelang hari Natal dan Tahun Baru, dan perusahaan hanya melayani bisnis penting.

Jerman berharap dengan  pembatasan ekspor dari Rusia pada tanggal 15 Februari menyebabkan pembeli gandum membeli dari Uni Eropa.

Pengiriman gandum Uni Eropa dan Inggris di 2020/21 mulai dari bulan Juli sebesar 12.08 juta ton sampai 20 Desember menurut data resmi Uni Eropa pada hari Senin. Jumlah ini turun 17% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Harga gandum Rusia naik pada minggu lalu karena para pedagang melaporkan bahwa ada penundaan pengurusan dokumen ekspor di bea cukai Rusia.

Rusia sebagai negara pengekspor gandum terbesar di dunia, berusaha untuk menstabilkan harga bahan makanan dengan membuat kuota pembatasan ekspor biji-bijian dan juga pengenaan pajak ekspor untuk gandum dari 15 Februari sampai 30 Juni.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $6.06 dan berikut ke $5.94 sedangkan reistant pertama di $6.15 dan berikut $6.20.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Mei 2021 kembali surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus...

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa turun untuk ke empat hari berturut -turut sehingga harga gula di New York turun ke...

Rupiah Rabu Siang Masih Terkoreksi ke Rp14.255/USD; Dollar di Asia Flat Menjelang the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (16/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah di hari ketiganya, stabil dari sesi...

Harga Jagung Naik, Karena Cuaca Kering Di Brazil

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa kembali naik setelah kemarin mengalami penurunan tajam, kenaikan terjadi karena rate pertumbuhan tanaman lebih rendah...

Recent Comments