Friday, January 28, 2022
Home Berita Komoditas Harga Gandum Naik Karena Kekhawatiran Persediaan Gandum Global Kurang

Harga Gandum Naik Karena Kekhawatiran Persediaan Gandum Global Kurang

Harga gandum pada penutupan pasar hari Senin naik tinggi ke harga tertinggi 9 tahun, sejak Desember 2012, kekhawatiran akan persediaan gandum global berkurang, curah hujan yang tinggi di Australia dan banjir di Canada.

Persediaan gandum di AS mencapai jumlah terendah selama 14 tahun, berita perkiraan kekeringan yang terjadi di ladang Barat Daya membuat harga gandum naik. Cuaca global juga penting, lebih banyak berita hujan turun membuat mengganggu panen di Australia sehingga panen berkurang dan kualitasnya turun.

Harga gandum Maret di CBOT naik 23.25 sen (2.79%) menjadi $8.575 per bushel.

Laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 177,799 MT gandum dikirim pada minggu ini sampai 18 Nopember, turun dari 212,909 MT pada minggu lalu, dan dibawah 185,849 MT di tahun lalu pada minggu yang sama.

Progress pertumbuhan tanaman dari NASS bahwa tanaman gandum musim dingin sudah selesai ditanam 96%. Pertumbuhan tanaman sudah 86% dibanding rata-rata 87%.

StatsCan mengatakan bahwa persediaan pupuk bulan September sedikit, persediaan NH3 sebesar 151 MT dibanding tahun lalu 209 MT dan 263 MT dibulan September 2019. Persediaan Urea turun 7.2% dari tahun lalu menjadi 167 MT. Persediaan Urea ammoniumnitrat turun 58% menjadi 77 MT dan potas turun 37% menjadi 686 MT dibawah 1,000 MT untuk pertama kalinya sejak StatsCan memberlkan laporan pada 2019.

Harga gandum Desember di Euronext naik 9.25 euro atau 3.1% menjadi 309.00 euro ($347.66) perton, harga sempat naik ke tertinggi 310.25 euro rekor tertinggi di Euronext diatas harga tertinggi sebelumnya di 303.25 euro pada hari Jumat. Kontrak teraktif bulan Maret naik 3% menjadi 305.75 euro setelah sebelumnya naik ke 307.00 euro kenaikan tertinggi 2 bulan.

Harga gandum Eropa juga naik ke harga tertinggi baru sehingga membuat harga gandum negara lain naik.

France’s AgriMer melaporkan pada tahun 2022/23 penanaman gandum sebesar 93% sampai 15 Nopember naik 6% dari minggu lalu dan 1% dibawah rata-rata. Kondisi tanaman 99% baik dibanding 95% pada musim lalu di tanggal yang sama

Harga gandum di Rusia naik untuk minggu berturut-turut karena permintaan yang meningkat, pengiriman ekspor turun 34% pada musim ini karena panen yang sedikit dan kenaikan pajak ekspor Pajak ekspor Rusia naik $78.50/MT dan diperkirakan akan terus naik karena mencegah inflasi makanan di dalam negeri. Pajak ekspor Rusia naik $78.50/MT dan diperkirakan akan terus naik karena mencegah inflasi makanan di dalam negeri. Pertikaian di perbatasan Ukraina juga mempengaruhi pasar gandum.

Banjir di sebelah Barat Canada mengganggu ekspor padahal permintaan global meningkat.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support $8.10 dan kemudian ke $7.98 sedangkan resistant pertama di $8.58 kemudian ke $8.64.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 28 Januari 2022: Meneruskan Penurunan dengan Bagusnya Data Ekonomi AS

Harga emas terus turun pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis ditengah munculnya hasil pertemuan FOMC dari the Fed yang lebih hawkish...

Rekomendasi GBP/USD 28 Januari 2022: Terus Dalam Tekanan Bearish Karena Naiknya USD

GBP/USD terus berada dalam tekanan bearish pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 1.3385 setelah munculnya data ekonomi AS yang umumnya bagus....

Rekomendasi EUR/USD 28 Januari 2022: Memperpanjang Penuruanan karena Bagusnya Data AS

EUR/USD terus turun pada awal perdagangan sesi AS dan diperdagangkan di level terendahnya sejak Juni 2020 di sekitar 1.1153, karena data ekonomi...

Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.386/USD; Dollar di Eropa Rally 4 Hari, Rilis the Fed Hawkish

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (27/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments