Monday, May 23, 2022
Home Berita Komoditas Harga Biji-bijian Semua Turun Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

Harga Biji-bijian Semua Turun Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 24 Maret 2022 Harga biji-bijian semua turun setelah laporan ekspor mingguan pada hari Kamis, Harga jagung turun, ekspor mingguan mengalami penurunan , harga kedelai turun, ekspor mingguan terendah tahun marketing ini, harga gandum turun lagi setelah laporan perkiraan hasil kuartal pertama.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Kamis untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Mei di CBOT turun 1.25% (9.4%) menjadi $7.4825 per bushel.

Harga jagung turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Laporan ekspor mingguan sebesar 979,473 MT dari persediaan lama yang dipesan sampai 17 Maret, hanya setengahnya pesanan dari minggu lalu dan seperempatnya dari pesanan tahun lalu. Dari persediaan baru jumlah terendah 6 minggu 6,096 MT. Ini untuk dikirim ke Mexico namun masih 100k MT di bawah perkiraan.

Perkiraan pedagang untuk laporan persediaan jagung sebesar 7.864 bbu pada 1 Maret dengan range perkiraan antara 7.316 bbu – 8.087 bbu. Perkiraan area penanaman sebesar 92 juta are, pada tahun lalu sebesar 93.4 juta are, dan diperkirakan antara 90 juta berarti naik 100k are.

Kedelai

Harga kedelai Mei di CBOT turun 18 sen (1.05%) menjadi $17.0075 per bushel, harga soymeal Mei naik 80 sen (0.16%) menjadi $485.9 per ton dan harga minyak kedelai Mei turun $1.68 (2.21%) menjadi $74.29.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Kamis turun setelah laporan ekspor mingguan sebesar 412,213 MT kedelai yang dipesan sampai 17 Maret dari persediaan lama, dibawah range perkiraan dan terendah pada tahun marketing ini. Dari persediaan baru ada 13k MT pembatalan.

Gandum

Harga gandum Mei di CBOT turun 20 sen (1.81%) menjadi $10.8575 per bushel.

Harga gandum turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah laporan ekspor mingguan sebesar 155,564 MT dari persediaan lama dijual, masih dalam range perkiraan naik 6% pada minggu ini. Dari persediaan baru sebesar 367,312 MT terjual sampai 17 Maret diatas perkiraan.

NASS memperkirakan persediaan kuartal pertama sebesar 1.039 bbu, dengan perkiraan analis dengan range 998 mbu sampai 1.302 bbu. Tahun lalu NASS memperkirakan 1.311 bbu pada 1 Maret. Area penanaman sebesar 47.9 juta are dengan 34.4 juta are untuk gandum musim dingin dan gandum musim se mi 11.8 juta are.

( vibiznews )

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments