Friday, January 28, 2022
Home Berita Komoditas Harga Biji-bijian Semua Naik Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

Harga Biji-bijian Semua Naik Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 23 Desember 2021 harga biji-bijian semua naik , setelah laporan ekspor mingguan dari USDA, harga jagung naik , harga kedelai naik , dan harga gandum naik.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Kamis untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Maret di CBOT naik 3.25 sen (0.54%) menjadi $6.0575 per bushel.

Harga jagung pada penutupan pasar hari Kamis naik setelah Laporan Ekspor Mingguan dari USDA sebesar 982,870 MT jagung dipesan sampai 16 September, masih masuk perkiraan 725,000 sampai 1.4 MMT tapi jumlah ini terendah 5 minggu. USDA mengatakan 1.1 MMT jagung dikirim pada minggu yang sama tapi naik 32% dari tahun lalu pada minggu yang sama.

Pengiriman ekspor jagung sudah 1.1% atau 12.74 MMT dari tahun lalu yang dikirim sampai 16 Desember. Total ekspor yang belum dikirim masih lebih rendah 6.5% dari tahun lalu sebesar 39.5 MMT atau 1.555 bbu.

Kedelai

Harga kedelai Maret di CBOT naik 5.75 sen (0.43%) menjadi $13.4075 per bushel, harga soymeal Maret naik $2.25 (0.55%) menjadi $400.5 per ton dan harga minyak kedelai Maret naik 58 sen (1.06%) menjadi $55.42.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Kamis naik, setelah laporan ekspor mingguan dari USDA melaporkan sebesar 811,502 MT kedelai diekspor sampai 16 Desember. Jumlah terendah tahun marketing ini dan masih dalam range terendah perkiraan. Sampai 16 Desember total kedelai yang belum dikirim 40.9 MMT (1.504 bbu) dan sudah dikirim 67%. Pada tahun sebelumnya total yang belum dikirim 54 MMT (1.98 bbu) dan 64% dari total dikirim periode sebelumnya

Gandum

Harga gandum Maret di CBOT naik 7.5 sen (0.09%) menjadi $8.1475 per bushel.

Harga gandum naik pada penutupan pasar hari Kamis setelah laporan ekspor mingguan dari USDA sebesar 425,397 MT gandum dipesan sampai 16 Desember. Masih dalam range perkiraan tertinggi tetapi masih turun 35% dari tahun lalu namun naik 8% dari tahun lalu pada periode yang sama. Jepang dan Philipine negara pembeli terbesar masing-masing 100 MT. Total ekspor yang belum dikirim sebesar 15.6 MMT (574.5 mbu) sampai 16 Desember.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 28 Januari 2022: Meneruskan Penurunan dengan Bagusnya Data Ekonomi AS

Harga emas terus turun pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis ditengah munculnya hasil pertemuan FOMC dari the Fed yang lebih hawkish...

Rekomendasi GBP/USD 28 Januari 2022: Terus Dalam Tekanan Bearish Karena Naiknya USD

GBP/USD terus berada dalam tekanan bearish pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 1.3385 setelah munculnya data ekonomi AS yang umumnya bagus....

Rekomendasi EUR/USD 28 Januari 2022: Memperpanjang Penuruanan karena Bagusnya Data AS

EUR/USD terus turun pada awal perdagangan sesi AS dan diperdagangkan di level terendahnya sejak Juni 2020 di sekitar 1.1153, karena data ekonomi...

Rupiah Kamis Ditutup Melemah ke Rp14.386/USD; Dollar di Eropa Rally 4 Hari, Rilis the Fed Hawkish

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (27/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, menambah sedikit loss sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments