Friday, September 17, 2021
Home Berita Komoditas Harga Biji bijian Naik Pada Penutupan Pasar Hari Rabu

Harga Biji bijian Naik Pada Penutupan Pasar Hari Rabu

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Rabu 21 Juli 2021 , harga biji-bijian semua naik , sementara menantikan Laporan Ekspor Minggua USDA pada hari Kamis, harga jagung naik, harga kedelai naik, dan harga gandum naik

Review Harga pada Penutupan Pasar pada Hari Selasa untuk Biji-bijian:
Jagung
Harga jagung Desember di CBOT naik 2.75 sen (0.49%) menjadi $5.6850 per bushel.

Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Rabu dimana , data mingguan dari EIA mengatakan produksi etanol sebesar 1.028 juta bpd selama minggu ini sampai 16 Juli. Penurunan 13,000 bpd dari minggu lalu. Persediaan meningkat 1.384 juta barel menjadi 22.518 juta barel. Kenaikan 731,000 barel pada minggu ini Midwest naik setengahnya dari total, dan di daerah lain juga menambah persediaan. Penambahan dari pabrik etanol turun 9,000bpd menjadi 907,000 bpd pada minggu ini.

Perkiraan untuk laporan ekspor mingguan USDA untuk hari Kamis, dari persediaan lama sampai 15 Juli terjadi penurunan 100,000 MT sampai 300,000 MT. Dari persediaan baru range perkiraan 100,000 – 400,000 MT dipesan sampai minggu ini.

Kedelai
Harga kedelai Nopember di CBOT naik $1.2 (0.09%) menjadi $13.8975 per bushel, harga soymeal Desember naik $4.3 (1.16%) menjadi $3.74 per ton dan harga minyak kedelai turun $1.15 (1.80%) menjadi $62.78.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Rabu naik kecuali harga minyak kedelai harganya turun. Perkiraan Laporan Penjualan Ekspor mingguan pada hari Kamis, range kedelai yang di pesan dari persediaan lama sebesar 500k-200k MT, dari persediaan baru sebesar 100k-400k MT, untuk soymeal sebesar 175k – 500kMT dan untuk minyak kedelai dibawah 20k sampai 20MT.

Gandum

Harga gandum September di CBOT naik 10.25 sen (1.46%) menjadi $7.1075 per bushel

Harga gandum naik pada penutupan pasar hari Rabu walaupun hujan turun di ND dan Utara MN, dan juga SC, Canada sehingga memberikan tekanan pada harga gandum. Namun panen gandum musim dingin sudah selesai 92%, sehingga ketika turun hujan panen sudah hampir selesai. Hujan yang turun di Eropa yang menunda panen gandum karena baru 4% yang dipanen dibanding tahun lalu 42%.

Perkiraan Laporan Penjualan Ekspor mingguan dari USDA pada hari Kamis sebesar 350k – 600k pemesanan gandum 2021/22 sampai 15 Juli. Jumlah ini sudah termasuk penjualan langsung ke Cina sebesar 134 k MT.

( vibiznews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments