Friday, September 17, 2021
Home Berita Komoditas Harga Biji-bijian Mixed Pada Penutupan Pasar Hari Senin

Harga Biji-bijian Mixed Pada Penutupan Pasar Hari Senin

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Senin 19 Juli 2021 , harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan dari USDA dan Laporan Progress Pertumbuhan tanaman harga jagung naik , harga kedelai turun dan harga gandum naik

Review Harga pada Penutupan Pasar pada Hari Senin untuk Biji-bijian:

Jagung
Harga jagung Desember di CBOT naik 20 sen (0.05%) menjadi $5.5225 per bushel.

Harga jagung naik pada penutupan pasar hari Senin setelah laporan pengiriman ekspor dari USDA sebesar 1 MMT jagung yang dikirim sampai 15 Juli, turun dari minggu lalu dan turun 18.05% dari tahun lalu pada minggu yang sama. Total pengiriman tahun ini sebesar 60.163 MMT (2.368 bbu) atau naik 64.75% dari tahun lalu.

Laporan mingguan progress pertumbuhan tanaman dari NASS jagung yang sudah matang lebih cepat dari rata-rata, sudah berbunga 56% sampai hari minggu, lebih cepat dari rata-rata 52%. Sudah berbuah 8% masih 1% diatas normal.

Kedelai

Harga kedelai Nopember di CBOT turun 19 sen (1.37%) menjadi $13.7275 perbushel, harga soymeal turun $1.8 (0.49%) menjadi $364.40 dan harga minyak kedelai turun $2.14 (3.28%) menjadi $63.08.

Harga kedelai dan produknya turun pada penutupan pasar hari Senin setelah Laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 143.934 MT kedelai dikirim sampai hari Kamis 15 Juli, turu 28.44% dari minggu sebelumnya dan turun 68.3% dari tahun 2020 pada minggu yang sama. Total pengiriman pada tahun marketing ini sebesar 57.8 MMT (2.124 bbu) lebih besar 50.8% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Laporan progress pertumbuhan tanaman sebesar 63% dari tanaman kedelai sedang berbunga sampai 18 Juli, 6% lebih cepat dari rata-rata 5 tahun. Sebagai tambahan 23% sedang berbunga lebih cepat dari 21% dari rata-rata.

Gandum
Harga gandum September di CBOT naik 5.25 sen (0.76%) menjadi $6.9775 per bushel.

Harga gandum naik pada penutupan pasar hari Senin, setelah laporan pengiriman ekspor untuk gandum sebesar 490,626 MT, naik 14.7% dari minggu lalu, tetapi masih turun 4.24% dari tahun 2020 pada minggu yang sama. Total pengiriman ekspor gandum pada tahun marketing ini turun 21.44% dari tahun lalu pada periode yang sama.

Laporan progress pertumbuhan tanaman gandum musim dingin yang sudah selesai dipanen 73%, masih 1% lebih lambat dari rata-rata. Laporan untuk gandum musim semi turun pada minggu ini sampai 18 Juli turun 5% menjadi 11% gd/ex.

( vibiznews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments