Friday, September 24, 2021
Home Analysis Analisa Forex GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 14 Juli 2021

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 14 Juli 2021

Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga yang menarik.

Simak GBPUSD dalam Daily chart berikut:

Dilihat dari chart di atas, tampak harga GBPUSD telah terejeksi dari garis antar Low (Garis Biru) yang menggambarkan tekanan dolar AS masih memegang kendali pada pair ini, sehingga berlanjut tidaknya penurunan kini mendasari analisa kali ini. Lets see.

Untuk ulasan entry hari ini, mari kita simak GBPUSD dalam 1 jam chart berikut :

Berdasarkan gambar diatas ini,

Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:

Resistance2 (R2) : 1.3876

Resistance1 (R1): 1.3842

Support1 (S1): 1.3783

Support2 (S2): 1.3752

Dari chart diatas, tampak pair GBPUSD kembali terseret dalam arus Bearish karena sentimen positif dolar AS yang mengindikasikan upaya tren masih coba didorong oleh dolar AS (menjadi Bearish) namun tetap waspadai juga sentimen seputaran Inggris. Tetap objektif ya!

Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.

Level R1 dan level S1 juga akan mengukur seberapa besar tekanan trader hari ini, dimana hal ini akan mengkonfirmasi arah yang akan dituju selanjutnya dan juga minat transaksi.

Waspadai terjadinya konsolidasi antara level R1 dan level S1.

Lets See,

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.

Setup saya untuk Breakout opportunity GBPUSD

Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini)   untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.

Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity

Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.

Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

( inforexnews )

Most Popular

Harga Kedelai Naik Setelah Laporan Ekspor Mingguan

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Kamis naik, setelah laporan ekspor mingguan dari USDA .  Kenaikan dari pasar saham dan kenaikan harga...

Harga Biji-bijian Semua Naik Pada Penutupan Pasar Hari Kamis

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 23 September 2021 , harga biji-bijian semua naik setelah Laporan Ekspor Mingguan...

Harga Kakao Turun sedangkan Harga Kopi dan Gula Naik Pada Hari Kamis

Pergerakan pasar untuk Soft Commodities pada hari Kamis 23 September 2021, Harga Soft Commodities mixed , harga kopi Arabika naik ke harga...

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (24 September 2021); Inflasi Rendah Terkendali

Mencermati kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran Covid-19, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik, demikian rilis dari...

Recent Comments