Tuesday, July 5, 2022
Home Berita Forex Forex Dolar 6 Mei: Terangkat oleh Tekanan Jual Saham Wall Street

Forex Dolar 6 Mei: Terangkat oleh Tekanan Jual Saham Wall Street

Posisi dolar AS dalam indeks dolar pada akhir perdagangan forex sesi Amerika hari Jumat dinihari (6/5/2022) ditutup lebih tinggi setelah 2 sesi koreksi. Dolar AS juga terpantau menguat terhadap semua rival utamanya karena naiknya yield obligasi AS tenor sepuluh tahun ke tertinggi 3 tahun lebih.

Dolar AS naik lebih tinggi  juga dipicu karena aksi jual di bursa saham Wall Street yang  menopang meningkatnya permintaan mata uang. Bursa saham AS merosot hari ini di tengah kekhawatiran Federal Reserve mungkin memperketat kebijakannya secara agresif untuk memerangi inflasi yang melonjak.

Sebelumnya dolar telah jatuh  setelah ketua Fed Jerome Powell mengesampingkan kenaikan suku bunga yang agresif, mengatakan bank tidak mempertimbangkan kenaikan 75 basis poin di masa depan. Namun, kemungkinan suku bunga melonjak lebih tinggi secara konsisten selama tahun ini sehingga mendorong permintaan dolar AS.

Investor menghiraukan laporan  peningkatan moderat dalam klaim pertama kali untuk tunjangan pengangguran AS dalam pekan yang berakhir 30 April. Klaim  naik menjadi 200.000, meningkat 19.000 dari level  minggu sebelumnya 181.000.

Kemudian sebuah laporan terpisah dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan kemunduran substansial dalam produktivitas tenaga kerja pada kuartal pertama tahun 2022, indeks  turun 7,5 persen pada kuartal pertama, merupakan penurunan terbesar sejak kuartal ketiga 1947.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap semua rival utamanya sempat naik menjadi 103,94 yang mendekati level tertinggi 20 tahun lagi, namun kemudian ditutup turun ke 103,53 naik hampir 1% dari penutupan sebelumnya.

Terhadap Euro, dolar AS menguat menjadi $1,0540 dari $1,0623 dan pound Sterling jatuh terhadap dolar setelah Bank of England menaikkan suku bunga pinjaman dan memperingatkan adanya resesi.

Terhadap mata uang Jepang, dolar menguat menjadi 130,17 yen, naik dari 129,09 yen. Dolar AS naik lebih dari 2% terhadap Aussie, menguat menjadi 0,7108 dari 0,7260. Franc Swiss melemah ke 0,9851 melawan dolar, meluncur dari 0,9721, sementara itu Loonie turun menjadi C$1,2836 per dolar dari C$1,2739.

( vibiznews )

Most Popular

Rekomendasi Emas 5 Juli 2022: Turun karena kekuatiran akan kenaikan tingkat bunga the Fed

Harga emas diperdagangkan turun pada awal perdagangan sesi AS hari Senin. Harga emas tertekan oleh sentimen pasar yang positip terhadap resiko dan ditambah lagi...

Rekomendasi Minyak 5 Juli 2022: Berhasil Naik ke $108.00

Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari Senin berhasil naik dan diperdagangkan di sekitar $108.75 di...

Rekomendasi EUR/USD 5 Juli 2022: Bertahan di 1.0430 Meskipun Data Eropa Mengecewakan

EUR/USD diperdagangkan pada teritori positip di sekitar 1.0430 meskipun data ekonomi yang dirilis mengecewakan. Inflasi Produsen bulan Mei di area euro naik dengan kecepatan...

Rekomendasi GBP/USD 5 Juli 2022: Bertahan di Atas 1.2100 karena Sentimen Pasar Membaik

GBP/USD bertahan di atas 1.2100 di sekitar 1.2114 pada hari Senin dengan dollar AS harus berjuang untuk mendapatkan permintaannya di tengah lingkungan pasar yang...

Recent Comments