Wednesday, August 10, 2022
Home Berita Komoditas Emas, Logam Mulia bergerak Naik Saat Reli Dolar Berhenti

Emas, Logam Mulia bergerak Naik Saat Reli Dolar Berhenti

Harga emas naik tipis pada hari Kamis, dengan sebagian besar logam mulia lainnya menandai kenaikan kecil setelah reli dolar AS tampaknya telah berhenti.

Pada 20:56 PM ET (00:57 GMT), emas spot diperdagangkan 0,1% lebih tinggi pada $1.767,41 per ounce. Emas berjangka bernasib lebih baik, naik 0,4% pada $1.783,60 per ounce.

Platinum berjangka naik 0,1%, sementara Perak berjangka bertambah 0,6% setelah anjlok 1% selama dua hari terakhir.

Kenaikan harga logam mulia terjadi karena dolar AS mendingin setelah reli dua hari. Indeks dolar AS melonjak hampir 1% dalam dua hari terakhir setelah komentar hawkish dari dua anggota Federal Reserve mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih tajam tahun ini.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly dan Presiden Fed Chicago Charles Evans keduanya mengisyaratkan bahwa inflasi belum mereda di negara itu, dan The Fed kemungkinan akan menaikkan suku lebih jauh untuk memerangi kenaikan harga.

Potensi peningkatan ketegangan AS-China juga telah mendorong permintaan safe haven untuk greenback.

Indeks Dolar AS diperdagangkan turun 0,1% di perdagangan Asia pada hari Kamis. Indeks Dolar AS Berjangka jatuh dalam kisaran yang sama.

Sementara emas tampaknya telah memperoleh beberapa kekuatan dalam dua minggu terakhir, prospek logam kuning tumpul oleh prospek kenaikan suku bunga tahun ini. Sebagian besar logam mulia lainnya juga diperkirakan akan melihat aksi harga yang diredam karena Federal Reserve terus memperketat kebijakan moneter.

Dalam logam industri, Tembaga berjangka merosot 0,2% menjadi $3,4710 per pon. Seng berjangka turun 0,8%, sementara nikel berjangka naik sedikit.

Harga tembaga turun tajam minggu ini menyusul sejumlah PMI manufaktur yang lemah dari seluruh dunia. Tren melemahnya data pabrik ini diperkirakan akan membebani logam industri dalam beberapa bulan mendatang.

( inforexnews )

Most Popular

Circle Bekukan Alamat Tornado Cash yang Masuk Blacklist

Agregator data kripto Dune Analytics mengatakan bahwa, pada hari Senin, Circle, penerbit stablecoin USD Coin (USDC), membekukan dana senilai lebih dari 75.000 USDC yang...

Reserve Bank of Australia Akan Mengeksplorasi Kasus Penggunaan untuk CBDC

Reserve Bank of Australia mempertimbangkan perlombaan mata uang digital bank sentral (CBDCs) untuk mengeksplorasi kasus penggunaan CBDC di negara tersebut. Ini akan berkolaborasi dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.872/USD; Koreksi Paska 2 Hari Rally

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (10/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah sedikit loss sesi paginya, sementara dollar AS di...

Harga Tembaga Naik ke Tertinggi 1 bulan

Harga tembaga naik ke tertinggi 1 bulan pada hari Selasa. Permintaan meningkat dan melemahnya dolar AS.   Harga tembaga di London Metal Exchange naik 0.3 %...

Recent Comments