Thursday, October 28, 2021
Home Berita Forex Dolar Turun, Mendekati High Mingguan Atas Ketakutan Evergrande

Dolar Turun, Mendekati High Mingguan Atas Ketakutan Evergrande

Dolar turun pada Senin pagi di Asia, tetapi tetap mendekati level tertinggi yang dicapai selama minggu sebelumnya, berkat kekhawatiran baru tentang masalah utang China Evergrande Group (HK: 3333 ) dan laporan pekerjaan AS terbaru, yang akan dirilis nanti minggu.

The Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya beringsut turun 0,04% ke 94,052 pada 23:39 ET (03:39 GMT).

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,01% menjadi 111,06.

Pasangan AUD/USD naik tipis 0,02% menjadi 0,7258 sementara pasangan NZD/USD turun tipis 0,13% menjadi 0,6934.

Pasangan USD/CNY stabil di 6,4467 dengan pasar China tutup untuk liburan. Pasangan GBP/USD turun tipis 0,07% ke 1,3536.

Saham pengembang China Evergrande Group dihentikan di Hong Kong pada hari sebelumnya. Tidak ada alasan yang diberikan untuk penangguhan, yang memicu kembali kekhawatiran tentang penularan global dari kesengsaraan utang pengembang.

“Ada sedikit kegugupan,” bahkan jika sebagian besar pedagang masih berpikir risiko sistemik China Evergrande dapat diatasi, analis mata uang Bank of Singapore Moh Siong Sim mengatakan kepada Reuters.

“Itu adalah bagian dari dinding kekhawatiran,” yang pada akhirnya bisa “dipanjat” oleh pasar jika latar belakang COVID-19 membaik, pertumbuhan stabil dan kekhawatiran inflasi mereda, tetapi untuk saat ini menjaga sentimen investor cukup suram, tambahnya.

Sementara itu, Reserve Bank of Australia akan memberikan keputusan kebijakannya pada hari Selasa, dengan Reserve Bank of New Zealand menyusul sehari kemudian dan Reserve Bank of India akan memberikan keputusannya pada hari Jumat.

AS juga akan merilis laporan pekerjaan terbarunya, termasuk non-farm payrolls , pada hari Jumat, dan kemungkinan akan cukup baik bagi Federal Reserve AS untuk memulai pengurangan aset sebelum akhir tahun 2021.

“Pertanyaannya adalah apakah ada angka yang mengubah pandangan Fed tentang pengurangan pembelian obligasi pada bulan November, dan apa arti angka yang benar-benar lemah atau panas di tengah latar belakang meningkatnya ketakutan stagflasi,” kepala penelitian Pepperstone, Chris Weston mengatakan kepada Reuters.

“Jika perbendaharaan AS menemukan pembeli lebih lanjut minggu ini ke dalam non-farm payrolls, dolar mungkin mulai dijual minggu ini.”

( inforexnews )

Buka Akun Trading
A.MARKETS Broker Forex Online

Most Popular

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.182/USD; Dollar di Asia Bergerak Tipis, Ekspektasi Tapering

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (26/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, mengurangi sebagian loss sesi paginya, sementara dollar...

Minyak Turun Setelah Adanya Penumpukan dalam Persediaan

Harga minyak turun menyusul kenaikan lebih besar dari perkiraan dalam stok minyak mentah dan persediaan bahan bakar di AS

Dolar Naik di Pasar yang Stabil Sebelum Pertemuan Bank Sentral

Dolar AS naik tipis pada hari Selasa dalam perdagangan kisaran sempit karena pasar menunggu berita dari pertemuan bank sentral mendatang yang mungkin...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Oktober 2021

Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Recent Comments