Sunday, September 19, 2021
Home Berita Forex Dolar Turun, Fokus Sekarang pada Keputusan Kebijakan Fed

Dolar Turun, Fokus Sekarang pada Keputusan Kebijakan Fed

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tetap mendekati posisi terendah baru-baru ini. Investor sekarang menunggu keputusan kebijakan bank sentral dari Australia , dan keputusan bank sentral lainnya yang akan dirilis sepanjang minggu ini, untuk setiap petunjuk bahwa mereka akan memulai pengurangan aset.

The Indeks Dolar AS bahwa trek greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya turun tipis 0,11% ke 92,112 oleh 22:33 ET (02:33 GMT).

Pasangan USD/JPY turun tipis 0,03% menjadi 109,80.

Pasangan AUD/USD naik tipis 0,12% menjadi 0,7448 dan pasangan NZD/USD naik tipis 0,06% menjadi 0,7141.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,03% menjadi 6,4559 dan pasangan GBP/USD naik tipis 0,12% menjadi 1,3851.

Dengan Federal Reserve AS kemungkinan akan menunda memulai pengurangan aset setelah laporan pekerjaan AS terbaru, fokusnya sekarang adalah pada keputusan kebijakan di luar AS

Reserve Bank of Australia (RBA) akan pergi dulu, menyerahkan bawah keputusan di kemudian hari.

Jika RBA menghentikan rencana pengurangan asetnya, investor kemungkinan akan menjual dolar Australia dan mungkin mendorongnya menuju level support di sekitar $0,7420. Bank sentral yang hawkish akan mengirim mata uang lebih tinggi, menurut analis IG Markets Kyle Rodda.

Berikutnya adalah Bank of Canada , yang akan menurunkan keputusan kebijakannya pada hari Rabu. Dolar Kanada tetap mendekati level tertinggi dalam sekitar tiga minggu dan juga di atas rata-rata pergerakan 200 hari di C$1,2525 per dolar.

Keputusan kebijakan Bank Sentral Eropa akan mengumpulkan minggu pada hari Kamis.

Laporan AS, yang dirilis selama minggu sebelumnya, menunjukkan bahwa non-farm payrolls lebih rendah dari yang diharapkan dan memenuhi ekspektasi bahwa Fed akan mengumumkan akan memulai pengurangan aset pada bulan September.

Tetapi berapa lama penundaan ini tidak akan jelas untuk satu bulan lagi, kepala strategi NatWest John Briggs mengatakan dalam sebuah catatan.

“Itu tidak serta merta menggagalkan jadwal kami saat ini dari pengumuman November untuk awal Desember. Laporan penggajian berikutnya pada 8 Oktober sekarang tampak sangat besar sebagai peristiwa utama dalam mempertimbangkan waktu pengurangan aset,” tambah catatan itu.

Di Asia Pasifik, data perdagangan China, termasuk impor , ekspor , dan neraca perdagangan , akan dirilis di kemudian hari. Data lebih lanjut, termasuk indeks harga konsumen dan produsen , akan dirilis pada hari Kamis.

( inforexnews )

Most Popular

Harga Minyak Dunia Turun, WTI Dipatok USD71,9/Barel

JAKARTA - Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB), karena perusahaan-perusahaan energi di Teluk Meksiko AS...

Harga Emas Berjangka Turun Tertekan Penguatan Dolar

JAKARTA - Harga emas berjangka melanjutkan penurunannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut...

Ada Omnibus Law dan OSS, Indonesia Ajak Pengusaha Thailand Tingkatkan Investasi

Investor Thailand harus memanfaatkan kemudahan investasi di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi di Tanah Air saat ini. Hal...

Indeks Dolar AS Sentuh Level Tertinggi dalam 3 Minggu

Nilai tukar (kurs) Dolar mencapai tertinggi tiga minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Dolar...

Recent Comments