Friday, September 17, 2021
Home Berita Forex Dolar Naik, Tetap Dekat High Satu Minggu Jelang Keputusan Kebijakan ECB

Dolar Naik, Tetap Dekat High Satu Minggu Jelang Keputusan Kebijakan ECB

Dolar naik pada Rabu pagi di Asia, bertahan di dekat level tertinggi satu minggu. Sebuah euro yang lebih lemah menjelang keputusan kebijakan Kamis dari Bank Sentral Eropa (ECB) memberi mata uang AS dorongan.

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya naik tipis 0,03% ke 92,543 oleh 12:01 ET (04:01 GMT). Itu tetap tepat di bawah tertinggi Selasa di 92,571, hit terakhir pada 1 September.

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,02% menjadi 110,30.

Pasangan AUD/USD naik tipis 0,05% menjadi 0,7389 dan pasangan NZD/USD naik tipis 0,14% menjadi 0,7107.

Pasangan USD/CNY turun tipis 0,04% ke 6,4636 dan pasangan GBP/USD turun tipis 0,03% ke 1,3779.

Investor sekarang menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve AS untuk bulan September , di mana bank sentral secara luas diperkirakan akan menunda mengumumkan bahwa mereka akan memulai pengurangan aset.

Meningkatnya jumlah kematian COVID-19 di AS juga dapat memberi alasan The Fed untuk menunda penarikan dukungannya, dengan jumlah total kematian melewati 650.000 pada 8 September, menurut data Universitas Johns Hopkins. Presiden AS Joe Biden juga akan menguraikan rencana untuk mengatasi meningkatnya jumlah kasus COVID-19 harian pada hari Kamis.

“Penghindaran risiko di samping kenaikan imbal hasil UST telah membantu dolar memperpanjang pemulihan pasca- penggajian,” kata ahli strategi valuta asing senior National Australia Bank, Rodrigo Catril dalam sebuah catatan.

“Investor mewaspadai keputusan kebijakan ECB pada hari Kamis , mengantisipasi potensi pemangkasan kecepatan pembelian obligasi Program Pembelian Darurat Pandemi,” tambah catatan itu.

Di Asia Pasifik, Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga stabil di 0,10% ketika mengeluarkan keputusan kebijakannya pada hari Selasa. Bank sentral juga mengkonfirmasi bahwa mereka akan memulai pengurangan aset, dengan program berlanjut hingga Februari 2022.

Harga minyak yang lebih rendah membebani, sementara investor mengantisipasi narasi dovish dalam keputusan kebijakan Bank of Canada, yang akan dirilis di kemudian hari menyusul kontraksi ekonomi yang tidak terduga selama kuartal sebelumnya, menurut catatan Catril.

Dalam cryptocurrency, El Salvador memiliki awal yang sulit untuk penerapan undang-undang yang membuat tender legal Bitcoin. Beberapa platform perdagangan juga melaporkan masalah kinerja.

( inforexnews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments