Wednesday, January 19, 2022
Home Berita Forex Dolar Naik, Dekati Level Tertinggi 16 Bulan Karena Taruhan Pada Kenaikan Suku...

Dolar Naik, Dekati Level Tertinggi 16 Bulan Karena Taruhan Pada Kenaikan Suku Bunga Bank Sentral

Dolar naik pada Jumat pagi di Asia, dan ditetapkan untuk minggu terbaiknya dalam lima bulan. Investor terus bertaruh bahwa inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan akan mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan.

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya tumbuh 0,07% ke 95,237 pada 23:41 PM ET (04:41 GMT), yang tersisa hanya di bawah rekor 16 bulan tinggi 95,267.

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,18% menjadi 114,25.

Pasangan AUD/USD turun tipis 0,10% menjadi 0,7287 dan pasangan NZD/USD turun 0,23% menjadi 0,7003.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,10% menjadi 6,3965 dan pasangan GBP/USD turun tipis 0,06% menjadi 1,3363.

Data inflasi AS yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) tumbuh 6,2% tahun-ke-tahun dan 0,9% bulan-ke-bulan di Oktober, sedangkan CPI inti naik 4,6% tahun-ke-tahun dan 0,6% bulan-ke-bulan.

Investor meningkatkan taruhan pada apakah Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga lebih awal dari yang diharapkan. Investor sekarang memperkirakan kenaikan suku bunga pertama pada Juli 2022 dan lainnya pada Desember tahun itu, menurut Reuters.

“Kami masih berpikir harga pasar memiliki ruang untuk menguat lebih lanjut, terutama pada tahun 2023, yang selanjutnya dapat mendukung USD,” kata ahli strategi Commonwealth Bank of Australia Kimberley Mundy dalam sebuah catatan.

Sementara itu, “suku bunga berjangka terlalu agresif dalam menentukan kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) untuk tahun 2022 mengingat pembuat kebijakan ECB tidak beranjak dari panduan ultra‑dovish mereka,” memberikan ruang untuk pelemahan euro lebih lanjut, tambah catatan itu.

Di sisi data, indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan dan Ekspektasi Konsumen Michigan untuk November akan dirilis hari ini. Data tersebut juga mencakup indeks Lowongan Kerja JOLTs untuk bulan September.

Presiden Fed New York John Williams akan berbicara pada konferensi online, yang dapat memberikan petunjuk tentang reaksi Fed terhadap inflasi yang tinggi.

Di Eropa, kepala ekonom Bank Sentral Eropa Philip Lane juga akan berbicara di panel pada acara terpisah. Anggota dewan pengurus Bank Nasional Swiss Andrea Maechler mengatakan pada sebuah acara pada hari Kamis bahwa ketika ketidakpastian pasar tumbuh karena COVID-19, franc Swiss masih diakui sebagai investasi safe haven.

( inforexnews )

Most Popular

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.368/USD; Dollar di Asia Berbalik Turun, Paska Rally 3 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (19/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah memasuki hari keempatnya, menambah sedikit loss sesi...

Inflasi Zona Euro Diperkirakan akan Semakin Memanas Tahun Ini

Inflasi zona euro akan membakar lebih panas sepanjang 2022 dari yang diperkirakan sebulan lalu, menurut ekonom yang disurvei oleh Reuters, yang dapat...

Dolar Naik, Didorong Kembali Di Atas Level Dukungan Saat Hasil AS Mendaki

Dolar naik pada Rabu pagi di Asia, dengan kenaikan imbal hasil AS mendorongnya kembali di atas level support yang belum tercapai dalam...

Microsoft Membeli Activision Demi Memasuki Metaverse

Microsoft Corp. mengakuisisi raksasa game Activision Blizzard Inc. senilai $69 miliar sebagai bagian dari langkah untuk meningkatkan rencana game dan Metaverse-nya.

Recent Comments