Monday, May 23, 2022
Home Berita Forex Dolar Mencapai Tertinggi Sebelum Pandemi

Dolar Mencapai Tertinggi Sebelum Pandemi

Dolar telah terkoyak dan meraung ke level tertinggi sejak pandemi dimulai dengan diet hawkishness Federal Reserve, tetapi mata uang cadangan dunia dapat segera kehabisan tenaga karena sebagian besar kenaikan suku bunga telah diperhitungkan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,65% menjadi 102,99, ke level tertinggi sejak Maret 2020.

“Siklus dolar yang kuat terlihat lama di gigi,” kata ANZ dalam sebuah catatan, menurut Forexlive, karena banyak kenaikan suku bunga “telah diperhitungkan.”

Taruhan pada jalur agresif pengetatan Fed diberi dorongan lebih lanjut minggu lalu setelah Ketua Fed Jerome Powell mengkonfirmasi bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan Mei.

“Saya akan mengatakan bahwa 50 basis poin akan dibahas untuk pertemuan Mei,” kata Powell pekan lalu.

Pedagang saat ini memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada masing-masing dari tiga pertemuan berikutnya karena bank sentral berusaha mengendalikan inflasi yang berjalan jauh di atas target 2%.

Pernyataan hawkish dari Powell dan anggota Fed lainnya telah memicu spekulasi apakah bank sentral akan mengisyaratkan bahwa 75 basis poin yang jauh lebih besar akan dipertimbangkan.

“Pernyataan pasca-pertemuan dan pernyataan konferensi pers Ketua Powell kemungkinan akan membuat pintu terbuka untuk kenaikan 75bp, tetapi kami percaya itu terlalu dini untuk pengesahan eksplisit,” kata Nomura dalam sebuah catatan menjelang pertemuan The Fed minggu depan.

Namun, beberapa orang percaya bahwa sebagian besar sikap hawkish Fed hampir sepenuhnya dihargai, membuat dolar rentan terhadap jalan berbatu di depan.

“Kami mungkin belum mencapai puncak hawkishness Fed, tetapi kami harus semakin dekat,” tambah ANZ. “DXY (indeks dolar) dinilai terlalu tinggi berdasarkan perkiraan nilai wajar kami,” catatan ANZ.

( inforexnews )

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments