Wednesday, June 23, 2021
Home Berita Forex Dolar Melemah Ditengah Sentimen Vaksin & Potensi Stimulus AS

Dolar Melemah Ditengah Sentimen Vaksin & Potensi Stimulus AS

Dolar AS melemah pada Kamis (03/12) pagi lantaran kembali munculnya kemungkinan langkah-langkah stimulus ekonomi AS dan persetujuan pertama vaksin covid-19 meningkatkan minat risiko investor.

Indeks dolar AS turun 0,14% di 90,987 pukul 11.42 WIB menurut data Investing.com. Sedangkan rupiah kembali melemah 0,35% di 14.140,0 per dolar AS hingga pukul 11.36 WIB (USD/IDR).

Meskipun Partai Republik dan Partai Demokrat di Kongres AS belum mencapai kesepakatan atas nilai stimulus terbaru, investor tetap optimis bahwa proposal bipartisan senilai $908 miliar perlahan-lahan akan mendapatkan daya tariknya.

Kongres AS memiliki waktu hingga 11 Desember untuk meloloskan anggaran $1,4 triliun atau mengambil risiko penutupan pemerintah dan bisa menambahkan insentif besar untuk mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu.

Sedangkan Inggris menjadi negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin covid-19, calon BNT162b2 dikembangkan bersama oleh Pfizer Inc (NYSE:PFE) dan BioNTech SE (F:22UAy) pada hari Rabu.

Berita tersebut membantu memberikan dorongan kepada euro, meskipun ada ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan menambah pelonggaran kuantitatifnya saat mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada 10 Desember.

“Keseluruhan, tim ekonomi AS yang baru di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Biden akan bersikap dovish, jika tidak secara langsung mengerahkan dolar yang lebih lemah … target berikutnya untuk euro adalah level puncak Februari 2018 di $1,2555. Saat ECB melonggarkan kebijakannya minggu depan seperti yang diharapkan, saya yakin euro akan menguat, bukan jatuh,” kata kepala strategi Bank Sumitomo Mitsui (NYSE:SMFG) Daisuke Uno kepada Reuters.

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,07% di 104,47 pukul 11.48 WIB. services Purchasing Managers ‘Index (PMI) Jepang dirilis di 47,8 pada bulan November, sedikit berubah dari data Oktober sebesar 47,7.

Pasangan USD/CNY turun tipis 0,06% di 6,5580 pukul 11.50 WIB. China merilis data PMI Jasa Caixin November yang melampaui ekspektasi di 57,8.

Pasangan GBP/USD menguat 0,18% di 1,3388 di tengah momen penentuan pembahasan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa (UE), menurut kepala negosiator Brexit, Michel Barnier.

Utusan dari negara-negara anggota UE juga mendesak Barnier untuk tidak terlalu terburu-buru membuat kesepakatan yang tidak memuaskan, bahkan kala tenggat waktu akhir tahun untuk mencapai konsensus semakin dekat.

Pembahasan dilaporkan tetap terhenti, seperti yang telah terjadi selama beberapa bulan terakhir, karena masalah seperti hak penangkapan ikan di perairan Inggris, kepastian jaminan persaingan yang adil dan cara untuk menyelesaikan perselisihan di masa depan.

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/4 Bulan

Harga gula pada penutupan hari Selasa turun harga gula London turun ke terendah 2 1/4 bulan, karena curah hujan meningkat di Brazil.Harga...

Rupiah Rabu Ditutup Melemah ke Rp14.432/USD; Dollar di Eropa Agak Flat, Pernyataan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu sore ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, dengan mengurangi loss sesi siangnya,...

Harga Karet Tocom Rebound dari Pelemahan 4 Sesi, SHFE Melompat ke Tertinggi 2 Pekan

Setelah tertekan selama 4 sesi berturut, harga karet Tocom rebound dari posisi terendah 2 bulan pada perdagangan hari Rabu (23/6/2021), demikian dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.445/USD; Dollar di Asia Melanjutkan Rebound

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu siang ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments