Monday, August 8, 2022
Home Berita Forex Dolar Jatuh Karena Komentar Presiden ECB Menguatkan Euro

Dolar Jatuh Karena Komentar Presiden ECB Menguatkan Euro

Dolar mencapai level terendah hampir satu bulan pada hari Selasa setelah Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengatakan suku bunga zona euro kemungkinan akan berada di wilayah positif pada akhir kuartal ketiga, memberi euro dorongan ke atas.

Komentar Lagarde menyiratkan peningkatan setidaknya 50 basis poin pada suku bunga deposito ECB dan memicu spekulasi kenaikan yang lebih besar musim panas ini untuk melawan lonjakan inflasi terkait dengan kenaikan harga energi yang disebabkan oleh perang di Ukraina dan stimulus sektor publik besar-besaran setelah permulaan. dari pandemi virus corona.

Euro naik 0,42% pada $ 1,07355 pada 15:25 EDT (19:25 GMT). Selama tujuh sesi perdagangan terakhir, mata uang tunggal telah rebound 3,7% setelah jatuh ke level terendah sejak Januari 2017, di $ 1,0349, awal bulan ini.

“Mereka sedikit terlambat dalam pesta, dibandingkan dengan The Fed,” kata John Doyle, wakil presiden urusan dan perdagangan di Monex USA, tentang ECB.

“Tetapi jika Anda akan melihat mereka mencoba mengejar sedikit siklus pengetatan kami di sini, maka perbedaan yang dinikmati dolar antara Fed dan ECB telah sedikit mengencang dan itulah mengapa Anda telah melihat euro. dapatkan bantuan dari posisi terendah multi-tahun itu,” katanya.

Di Amerika Serikat, sebagian besar pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve kemungkinan besar sudah diperhitungkan, kata Marshall Gittler, kepala penelitian investasi di BDSwiss.

“Perbedaan ekspektasi ini dapat mendorong EUR/USD lebih tinggi lagi selama beberapa sesi berikutnya karena pasar baru saja mulai menilai ulang perbedaan ini,” katanya.

Risalah dari pertemuan kebijakan Fed 3-4 Mei akan dirilis pada hari Rabu.

Terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, dolar turun 0,372% pada 101,76, level terendah sejak 26 April.

Greenback melemah lebih lanjut setelah data menunjukkan aktivitas bisnis AS melambat pada Mei karena harga yang lebih tinggi mendinginkan permintaan untuk layanan sementara kendala pasokan baru karena penguncian COVID-19 di China dan perang di Ukraina menghambat produksi di pabrik.

S&P Global mengatakan kilasan Indeks Output PMI Komposit AS, yang melacak sektor manufaktur dan jasa, menunjukkan laju pertumbuhan paling lambat dalam empat bulan.

Sterling jatuh terhadap dolar AS setelah data PMI menunjukkan bahwa momentum di sektor swasta Inggris melambat lebih dari yang diharapkan bulan ini, menambah kekhawatiran resesi karena tekanan inflasi meningkat lebih tinggi. Pound Inggris turun 0,48% pada $ 1,2525.

( inforexnews )

Most Popular

Harga Jagung Naik Sedikit Di akhir Minggu

Harga jagung di akhir minggu naik sedikit. Kenaikan tertahan karena sudah dikirim 3 kapal berikut berisi jagung dan kapal pertama sudah kembali.   Perhatian masih...

Review Minggu-I- Agustus Kopi, Gula, Kakao

Review Pasar Minggu Pertama Agustus  Harga kopi, gula, kakao beragam .   Indeks dolar AS menguat ke tertinggi 1 minggu, membuat harga komoditi turun.    Harga kopi ...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola yang cukup menarik. Simak XAUUSD...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik. Simak Bitcoin dalam Weekly chart berikut: Dilihat...

Recent Comments