Sunday, September 25, 2022
Home Berita Forex Dolar Jatuh Karena Adanya Harapan Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar Jatuh Karena Adanya Harapan Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar tergelincir terhadap euro untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Selasa, menyusul laporan Reuters bahwa pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa sedang mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga lebih besar dari perkiraan 50 basis poin pada pertemuan mereka pada hari Kamis untuk menjinakkan rekor inflasi yang tinggi.

Rebound euro, yang mengirimnya lebih jauh dari level sub-paritas minggu lalu, bertepatan dengan turunnya ekspektasi untuk kenaikan agresif 100 basis poin dari Federal Reserve AS bulan ini, yang menjatuhkan dolar.

“Mata uang terus berputar di sekitar ekspektasi untuk kebijakan bank sentral,” kata Joe Manimbo, analis pasar senior, di Western Union Business Solutions di Washington.

“Kami sekarang melihat perubahan yang halus namun bermakna dalam prospek kebijakan moneter trans-Atlantik, dan itu membuktikan hal yang baik untuk euro,” kata Manimbo.

Euro naik ke level $1,0269, naik 1,2% hari ini dan terkuat sejak 6 Juli karena pasar uang memperkirakan 60% peluang kenaikan 50 basis poin pada hari Kamis, naik dari 25% pada hari Senin. Itu terakhir naik 0,87% pada $ 1,0229.

Euro telah rebound setelah tergelincir di bawah $ 1,0000 minggu lalu, perampokan pertama di bawah paritas sejak 2002.

“Jika (Presiden Bank Sentral Eropa Christine) Lagarde tidak memberikan, atau tidak memberikan sebanyak yang diharapkan para pedagang, paritas kemungkinan akan diambil secara permanen,” kata Natascha Gewaltig dari Action Economics dalam sebuah catatan.

Investor juga mengawasi drama politik di Roma dengan pemerintah Italia terperosok dalam ketidakpastian apakah Mario Draghi akan terus sebagai perdana menteri.

Terhadap sekeranjang mata uang, dolar turun 0,7% pada 106,7. Indeks tetap dekat dengan tertinggi dua dekade di 109,29 yang disentuh minggu lalu.

Analis enggan untuk mengubah bullish pada euro, bagaimanapun, mengingat kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang pasokan gas alam dan pukulan terhadap ekonominya dan seberapa hawkish ECB sebenarnya.

“Dalam pandangan kami, pemantulan ini mungkin terbukti berumur pendek dan akan memberikan level masuk yang lebih baik untuk posisi short euro,” kata Dominic Bunning, kepala penelitian FX Eropa di HSBC.

Pedagang juga bersiap untuk melihat apakah gas Rusia pada hari Kamis kembali mengalir melalui pipa Nord Stream ke Jerman setelah penutupan untuk pemeliharaan terjadwal.

Aliran gas Rusia melalui pipa Nord Stream 1 terlihat dimulai kembali tepat waktu pada hari Kamis setelah selesainya pemeliharaan terjadwal, dua sumber yang mengetahui rencana ekspor mengatakan kepada Reuters.

Di tempat lain dolar Australia naik 1,2% menjadi $0,6898 setelah pembuat kebijakan Reserve Bank of Australia mengatakan mereka melihat perlunya lebih banyak pengetatan kebijakan di atas kenaikan baru-baru ini.

( inforexnews )

Most Popular

Rupiah Jumat Ditutup Melemah ke Rp15.037/USD; Dollar di Eropa Perkasa 2 Dekade Lebih Tertingginya

Dalam pergerakan pasar uang akhir pekan Jumat sore ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau ditutup melemah di hari keenamnya, menambah sedikit loss...

Harga Gula Naik Ke Tertinggi 1 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik. Harga gula di New York naik tertinggi 1 minggu. Naiknya harga minyak mentah pada hari Kamis...

Harga Kedelai Turun, Indeks Dolar AS Menguat

Harga kedelai pada hari Kamis turun karena menguatnya indeks dolar AS. Penjualan pada minggu lalu turun karena harga kedelai dari luar AS lebih murah.  Menguatnya...

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Saat menyampaikan keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR, Gubernur BI menyampaikan juga beberapa hal penting. Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap...

Recent Comments