Friday, September 17, 2021
Home Berita Kripto Charles Hoskinson: Kripto akan Sangat Penting untuk Perang Afghanistan Melawan Taliban

Charles Hoskinson: Kripto akan Sangat Penting untuk Perang Afghanistan Melawan Taliban

Warga Afghanistan akan memanfaatkan aset kripto sebagai penyimpan nilai dan untuk menjaga privasi finansial di tengah pemberontakan dramatis Taliban, prediksi Charles Hoskinson.

Namun, dia juga yakin Taliban akan merangkul aset digital juga.

Dalam wawancara 1 September dengan CNBC , Hoskinson, juga salah satu pendiri Ethereum menyatakan harapannya bahwa “cryptocurrency akan memainkan peran yang lebih besar di Afghanistan […] dalam perang untuk dan melawan pasukan Taliban.”

Hoskinson menyoroti perlunya teknologi perlindungan privasi finansial di Afghanistan, dengan menyatakan:

Pendiri Cardano Charles Hoskinson percaya bahwa aset digital dapat memainkan peran penting dalam menawarkan privasi finansial kepada warga Afghanistan setelah penarikan pasukan AS.

“Kehidupan digital Afghanistan sekarang di bawah pengawasan, dua dekade terakhir sedang ditinjau oleh rezim bahwa jika Anda mengungkapkan pendapat Anda dengan cara yang tidak sesuai dengan sudut pandang regresif mereka, Anda sekarang berada di bawah ancaman pelecehan, penjara atau bahkan kematian.”

Sementara anggapan konkret tentang bagaimana cryptocurrency akan menguntungkan masyarakat Afghanistan masih sedikit, mengadopsi aset digital akan memungkinkan warga Afghanistan untuk menghindari upaya Taliban untuk melacak pengeluaran pribadi atau menyita aset kripto mereka.

Menggunakan aset digital sebagai penyimpan nilai juga dapat memberikan perlindungan terhadap inflasi, dengan beberapa analis berspekulasi bahwa Afghanistan akan segera menghadapi krisis hiperinflasi.

Sementara banyak rekening bank lokal telah dibekukan atas perintah organisasi bantuan internasional dan Amerika Serikat, Western Union juga menangguhkan layanan di negara itu sampai pemberitahuan lebih lanjut minggu lalu – membatasi sarana yang tersedia bagi warga Afghanistan yang ingin mentransfer aset mereka secara internasional.

“Western Union memahami kebutuhan mendesak orang harus menerima dana, dan kami berkomitmen untuk melanjutkan operasi untuk pelanggan kami di Afghanistan jika kondisi memungkinkan,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Sudah ada banyak organisasi yang telah bergeser untuk menerima cryptocurrency dalam upaya memfasilitasi pendanaan kebutuhan dasar dan perawatan medis bagi rakyat Afghanistan.

( inforexnews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments