Sunday, June 20, 2021
Home Berita Kripto CEO DeVere: Bitcoin akan Naik 50% dan ‘Mungkin Berlipat’ Pada 2021

CEO DeVere: Bitcoin akan Naik 50% dan ‘Mungkin Berlipat’ Pada 2021

Reli parabola Bitcoin (BTC) baru saja dimulai, menurut Nigel Green, pendiri dan CEO dari firma penasihat keuangan deVere Group yang berbasis di Dubai.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan ke Newsmax pada hari Kamis, Green dengan berani menyatakan bahwa Bitcoin akan memiliki “tahun pemecahan rekor” lainnya pada tahun 2021, dengan harga yang ditetapkan untuk meledak setidaknya 50% dan “mungkin dua kali lipat.”

Dia membuat prediksi tepat ketika Bitcoin mencapai puncaknya di atas $ 23.000 pada hari Kamis untuk pertama kalinya. Mata uang digital unggulan akan terus diperdagangkan setinggi $ 23.777 di Bit stamp sebelum mengalami kemunduran kecil.

Berdasarkan nilai saat ini, Green mengharapkan BTC mencapai antara $ 34.500 dan $ 46.000 di beberapa titik tahun depan.

Sementara mengakui bahwa Bitcoin tidak akan naik dalam garis lurus, Green mengatakan masuknya investor institusional akan menyebabkan gelombang minat konsumen, menciptakan badai yang sempurna untuk penemuan harga.

Dia menulis :

“Beberapa institusi terbesar di dunia – di antaranya perusahaan pembayaran multinasional dan raksasa Wall Street – semakin menumpuk ke dalam crypto, membawa serta keahlian dan modal mereka yang luar biasa, yang pada gilirannya meningkatkan minat konsumen.”

DeVere Group Green telah menghabiskan cukup banyak waktu untuk meneliti aset digital. Bulan lalu, firma penasihat merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa 73% responden optimis terhadap cryptocurrency, naik dari 68% pada tahun 2019. Apa yang disebut survei jutawan ini menggarisbawahi perubahan penting yang sedang berlangsung dalam lingkaran uang pintar.

Permintaan institusional telah menjadi katalis utama di balik pasar bullish Bitcoin dan merupakan salah satu alasan utama mengapa tren naik saat ini sangat berbeda dari puncak ledakan di tahun 2017.

Katalis utama lainnya adalah narasi bahwa Bitcoin adalah lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian makroekonomi – sesuatu yang disinggung oleh Green dalam artikelnya.

Dia menjelaskan:

“[…] dengan pemerintah yang terus mendukung ekonomi dan meningkatkan pengeluaran karena pandemi, investor semakin akan melihat Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap masalah inflasi yang sah.”

( inforexnews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Emas Antam Sudah Turun Rp 24.000, Buyback-nya Anjlok Rp 34.000

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp 920.000 per gram. Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari juga tak...

Dolar AS Kian Perkasa Sikapi Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed

Dolar AS memperpanjang kenaikan terhadap sekeranjang mata uang pada akhir perdagangan Jumat. Dolar AS menguat setelah rencana Federal Reserve AS mengejutkan pasar...

OPEC Perkirakan Produksi AS Turun, Harga Minyak Naik Jadi USD73,5/Barel

Harga minyak rebound pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah sumber OPEC mengatakan bahwa kelompok produsen minyak memperkirakan pertumbuhan produksi minyak...

Harga Kakao di New York Turun ke Harga Terendah 3 Bulan

Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis mixed, dengan harga kakao di New York turun ke harga 3 bulan terendah, karena panen...

Recent Comments