Wednesday, June 16, 2021
Home Strategi & Teknik Cara Menulis Rencana Trading

Cara Menulis Rencana Trading

Rencana trading adalah panduan lengkap tentang apa yang akan dilakukan trader di pasar. Rencana ini harus mencakup aturan jelas untuk memasuki dan keluar dari pasar, aturan manajemen uang, dan juga menguraikan time frame, instrumen trading. Ini harus dibuat sebelum memulai trading.

Rencana trading terdiri atas:

1. Gaya trading.

Definisikan apa tipe Anda sebagai trader: scalper, day trader, swing trader, atau position trader. Sebagai contoh, trader scalper mengeksekusi dalam jumlah besar dalam periode pendek dan nenargetkan profit dalam beberapa pips, sementara swing trader menjaga transaksi mulai dari beberapa hari hingga minggu.

2. Perdagangkan instrumen keuangan.

Ada banyak instrumen yang dapat dipilih: pasangan mata uang, logam, komoditas, CFD, dll. Setiap instrumen punya karakteristik dan ketentuan trading masing-masing. Bagi pemula direkomendasikan untuk memilih 4-5 instrumen trading dan mempelajarimya secara mendalam.

3. Sinyal untuk memasuki pasar.

Buatlah analisis situasi pasar saat ini. Anda bisa melakukannya dengan memakai alat analisis teknikal: histogram MACD atau Stochastic Oscillator, level support dan resistance, pola grafik, dll. Strategi trading apa pun yang sedang dipakai trader, keandalan sinyal perlu dipastikan. Analisislah data fundamental dan beri penilaian dampaknya pada mata uang. Monitor berita di kalender ekonomi. Tidak disarankan untuk membuka transaksi 30 menit sebelum dan 30 menit sesudah rilis berita.

4. Sinyal untuk keluar dari pasar.

Tentukan kapan Anda akan menutup posisi. Penting untuk memiliki strategi yang pasti, berdasarkan kapan Anda akan keluar dari pasar.

5. Level Stop Loss dan Take Profit.

Perintah ini membantu trader membatasi kerugian dan menetapkan profit pada pergerakan pasar yang tajam. Untuk membatasi rugi, tentukan jumlah yang bersedia Anda tanggung dan taruh Stop Loss. Level risiko yang disarankan haruslah 2-3% dari modal trading untuk setiap transaksi. Take Profit dipakai untuk menetapkan profit. Rasio rugi/laba standar adalah 1:3. Profit potensial harus beberapa kali lipat melebihi risiko.

6. Analisis transaksi.

Lakukan analisis pada transaksi yang sudah ditutup, catat hasilnya, dan lakukan perbaikan kesalahan. Dengan cara ini, Anda dapat meningkatkan strategi trading Anda.

7. Target Trading.

Tuliskan apa yang ingin Anda capai di Forex. Target harus jelas dan dapat dicapai. Upayakan mencapai transaksi ideal yang ditulis dalam sistem trading Anda.

Rencana trading Forex harus tepat memenuhi persyaratan dan strategi Anda, serta mencakup hal-hal tertentu yang perlu dikoreksi dari waktu ke waktu. Rencanakan trading Anda dan ikuti rencana trading tersebut. Untuk trading yang lebih efisien dan menguntungkan, broker menyediakan analitik. Bagian Analitik Olymp Trade terdiri dari tinjauan pasar, analisis teknikal, berita pasar, kalender ekonomi, dan prakiraan harian, di mana analisis mata uang mayor dipublikasikan.

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Mei 2021 kembali surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus...

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa turun untuk ke empat hari berturut -turut sehingga harga gula di New York turun ke...

Rupiah Rabu Siang Masih Terkoreksi ke Rp14.255/USD; Dollar di Asia Flat Menjelang the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (16/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah di hari ketiganya, stabil dari sesi...

Harga Jagung Naik, Karena Cuaca Kering Di Brazil

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa kembali naik setelah kemarin mengalami penurunan tajam, kenaikan terjadi karena rate pertumbuhan tanaman lebih rendah...

Recent Comments