Friday, September 17, 2021
Home Berita Kripto Binance Batasi Penawaran di Singapura Karena Peringatan Peraturan

Binance Batasi Penawaran di Singapura Karena Peringatan Peraturan

Pertukaran cryptocurrency global Binance mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka akan membatalkan penawaran produk di Singapura di tengah peringatan dari regulator keuangan bahwa perusahaan mungkin telah melanggar undang-undang pembayaran.

Mulai 9 September, warga Singapura tidak lagi dapat memperdagangkan mata uang kripto atau menerima pembayaran dalam mata uang dolar Singapura, yang lebih dikenal sebagai SGD, menurut posting blog hari Minggu. Aplikasi seluler Binance juga akan dihapus dari Apple dan Google Play store Singapura.

Pertukaran mengatakan semua pasangan perdagangan SGD akan dihapus pada pukul 04:00 UTC pada 9 September, dengan pengguna disarankan untuk menyelesaikan semua perdagangan peer-to-peer 24 jam sebelum batas waktu.

Keputusan Binance untuk menghentikan penawaran produk tertentu datang hanya beberapa hari setelah Otoritas Moneter Singapura, atau MAS, memperingatkan bahwa pertukaran tersebut mungkin melanggar Undang-Undang Layanan Pembayaran negara tersebut.

Binance pertama kali muncul di daftar peringatan investor regulator pada 1 September. Daftar tersebut mencakup “orang-orang yang tidak diatur yang, berdasarkan informasi yang diterima oleh MAS, mungkin telah dianggap salah sebagai berlisensi atau diatur oleh MAS.”

Binance menghadapi pergolakan dari otoritas keuangan di seluruh dunia karena diduga gagal mematuhi peraturan lokal, seperti menyediakan layanan pertukaran tanpa menerima lisensi yang sesuai.

Jepang, Jerman, Inggris, dan provinsi Ontario Kanada semuanya menindak penawaran pertukaran Binance musim panas ini. Baru-baru ini, regulator keuangan Afrika Selatan memperingatkan warganya bahwa Binance tidak diizinkan untuk beroperasi di negara tersebut.

Reaksi regulasi tampaknya telah menarik perhatian negatif ke Binance US, yang beroperasi sebagai badan hukum terpisah sebagai bursa global. Akibatnya, investor dilaporkan telah mundur dari putaran pendanaan $ 100 juta untuk bursa AS.

Putaran pendanaan yang gagal mungkin telah mendorong Brian Brooks untuk mengundurkan diri sebagai CEO Binance AS setelah hanya tiga bulan memimpin.

Terlepas dari perhatian regulasi negatif, pertukaran global Binance memproses lebih banyak perdagangan daripada platform lainnya. Pada hari Minggu, volume perdagangan untuk Binance dilaporkan lebih dari $24 miliar, menurut CoinMarketCap.

( inforexnews )

Most Popular

MoU PT SMI dan Bloomberg Philanthropies Tunjukkan Komitmen Indonesia Transisi ke Energi Bersih

Saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT SMI dan Bloomberg Philanthropies, yang dilakukan secara virtual pada...

Ekspor Indonesia Agustus 2021 Mencapai Rekor Tertinggi US$ 21,42 Miliar

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor Indonesia terakselerasi positif. Pada...

Harga Karet Naik Dua Hari Berturut-turut

Harga karet kembali naik pada hari Rabu karena data ekonomi yang melemah,lebih lemah dari data ekonomi dan kenaikan kasus virus corona di...

Rupiah Kamis Berakhir Balik Terkoreksi ke Rp14.252/USD; Dollar di Eropa Menanjak, Perhatian ke Pertemuan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (16/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir balik terkoreksi, melepas gain sesi siangnya, sementara dollar...

Recent Comments