Monday, May 23, 2022
Home Berita Komoditas Analisa Minyak 1 – 5 Februari 2021: Stabil Di Rentang Harga $52...

Analisa Minyak 1 – 5 Februari 2021: Stabil Di Rentang Harga $52 – $53.

Pasar minyak mentah yang tidak jelas arahnya terus berlangsung pada hari terakhir dari minggu lalu. Minyak mentah benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) mandek di dalam rentang harga $52 – $53. Harga hanya bergerak di dalam rentang yang sempit ini selama tiga minggu terakhir.

Pada saat sekarang ini, WTI ditutup di harga $52.10. Harga minyak mentah WTI masih bisa bertahan meskipun terjadi penurunan di pasar saham global, dengan kegaduhan sehubungan dengan kenaikan di dalam aktifitas trader ritel di pasar saham yang spekulatif membuat pasar energy tidak dilihat orang.

Pada saat trader di pasar saham kuatir dengan pergerakan harga gila-gilaan yang terjadi pada saha GameStop dan harga saham lainnya yang di “short sell” oleh hedge fund besar, pasar energy malah mendapatkan dukungan dari berita yang positip mengenai vaksin.

Novavax & Johnson, keduanya merilis hasil yang positip atas uji coba klinis final mereka. Hal ini berarti bertambahnya dua kandidat vaksin untuk mempercepat usaha vaksinisasi global yang belakangan ini terhambat oleh karena penundaan yang dilakukan oleh Pfizer, AstraZeneca dan Moderna.

Kondisi pasar yang bergerak dalam rentang harga yang terbatas selama tiga minggu terakhir ini tidak mengherankan dengan pergerakan naik harga minyak dari $30 di kuartal ke 4 tahun 2020 ke $50 sekarang ini, telah mengalami perkembangan yang negatip.

Kenaikan harga minyak WTI sebelumnya disebabkan karena berita positip mengenai vaksin pada awal mulanya, pemangkasan produksi minyak oleh Arab Saudi secara sukarela, kebijakan Biden yang negatip terhadap minyak di AS. Sementara perkembangan yang negatip antara lain adalah semakin menyebarnya kasus virus corona dengan munculnya varian – varian baru, penundaan produksi vaksin dan restriksi berpergian secara internasional, yang membuat Bank Dunia, IMF dan pemerintah setempat menurunkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi global yang memberikan pukulan terhadap prospek permintaan minyak mentah dalam jangka pendek.

“Support” terdekat menunggu di $51.77 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $51.30  dan kemudian $50.43. “Resistance” yang terdekat menunggu di $53.10 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $53.94 dan kemudian $54.44.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments