Wednesday, June 23, 2021
Home Analysis Opini Analisa Harga Minyak 23 – 27 November 2020: Naik Karena Berkurangnya Persediaan

Analisa Harga Minyak 23 – 27 November 2020: Naik Karena Berkurangnya Persediaan

Harga minyak berjangka AS, WTI, memperpanjang rebound mereka dari kerendahan sesi di $41.65 dan kembali keatas $42.00 di $42.46 setelah Baker Hughes melaporkan untuk pertamakalinya penurunan dari penyulingan minyak AS setelah lebih dari dua bulan.

Baker Hughes melaporkan bahwa penyulingan minyak AS turun sebanyak 5 pada minggu yang berakhir pada tanggal 13 Nopember menjadi sebanyak 231. Ini adalah pertamakalinya dilaporkan penurunan jumlah penyulingan minyak sejak pertengahan bulan September.

Berita ini disambut gembira oleh pasar yang prihatin terhadap kelebihan persediaan minyak mentah ditengah outlook permintaan global yang suram karena lockdown yang disebabkan naiknya kasus virus corona

Harga dari West Texas Intermediate (WTI) meningkat lebih dari $0.40 setelah rilis laporan dari Baker Hughes ini, menyentuh ketinggian selama sesi melewati $42.40.

Sentimen yang “risk-on” yang dipicu oleh pengumuman dari perusahaan farmasi Pfizer mengenai rencana mereka untuk meminta otorisasi penggunaan darurat vaksin mereka, telah memberikan dukungan naik terhadap harga minyak, mendorong harga WTI naik untuk hari yang ketiga berturut-turut.

Dari perspektif yang lebih luas, harga WTI tetap berada di dalam rentang harga yang sudah ada sebelumnya, sekitar $40 sampai $43.

Pasar tetap penuh kehati-hatian dengan berlangsungnya debat di OPEC mengenai rencana pengurangan pemangkasan produksi sekarang ini. Semua mata memandang kepada pertemuan tanggal 30 November nanti dimana produsen utama dunia diperkirakan akan datang dengan program yang spesifik.

Secara tehnikal, harga minyak telah mencapai ketinggian “intra-week” di $42.40 yang menjadi “resistance” terdekat yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $42.71 dan kemudian $43.26. Sebaliknya “support” terdekat menunggu di $41.52 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $40.98 dan kemudian $40.66. (vibiznews)

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/4 Bulan

Harga gula pada penutupan hari Selasa turun harga gula London turun ke terendah 2 1/4 bulan, karena curah hujan meningkat di Brazil.Harga...

Rupiah Rabu Ditutup Melemah ke Rp14.432/USD; Dollar di Eropa Agak Flat, Pernyataan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu sore ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, dengan mengurangi loss sesi siangnya,...

Harga Karet Tocom Rebound dari Pelemahan 4 Sesi, SHFE Melompat ke Tertinggi 2 Pekan

Setelah tertekan selama 4 sesi berturut, harga karet Tocom rebound dari posisi terendah 2 bulan pada perdagangan hari Rabu (23/6/2021), demikian dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.445/USD; Dollar di Asia Melanjutkan Rebound

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu siang ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments