Thursday, May 19, 2022
Home Analysis Analisa Forex Analisa GBP/USD Tgl 2 Maret 2021: Kekuatan GBP Terancam Menguatnya USD

Analisa GBP/USD Tgl 2 Maret 2021: Kekuatan GBP Terancam Menguatnya USD

GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.3950 turun dari ketinggiannya. Imbal hasil obligasi menuntaskan keuntungannya sehingga mendorong naik dollar AS Markit final PMI manufaktur Inggris untuk bulan Februari direvisi naik ke 55.1 poin.

Rishi Sunak, Menteri Keuangan Inggris akan mempresentasikan budget yang baru pada hari Rabu dan ada agenda untuk menaikkan pajak perusahaan. Hal ini akan membebani poundsterling, meskipun AS juga sedang mempertimbangkan untuk menaikkan pajak, sementara pajak perusahaan Inggris saat ini rendah.

Faktor lain yang lebih signifikan yang bisa menahan kenaikan GBP/USD, datang dari naiknya dollar AS karena kekuatiran dari para investor sehingga mereka menghitung ulang kemungkinan Federal Reserve akan menaikkan tingkat suku bunga dan/atau mengurangi skema pembelian obligasi.

Kekuatiran para investor disebabkan karena terus naiknya yields obligasi AS. Minggu dan bulan yang baru ini, ada ruang bagi yields AS untuk naik lagi pertama karena akan keluarnya PMI Manufaktur dan stimulus fiscal AS.

ISM PMI manufaktur AS menunjukkan ekspansi yang kuat di sektor industri dengan muncul di 60.8, lebih baik daripada angka sebelumnya dan angka yang diperkirakan di 58.7, sehingga mendorong ekspektasi naiknya NFP AS pada hari Jumat.

Demokrat telah berhasil melewati House of Representative AS dengan perbandingan suara 219-212, sehingga sekarang rancangan undang – undang stimulus fiscal AS sudah diberikan ke Senat AS. Menurut laporan, Demokrat telah meninggalkan rencana mereka untuk menaikkan upah minimum yang selama ini dipersengketakan sehingga membuka jalan bagi keluarnya stimulus fiskal AS yang akan bisa menaikkan ekspektasi akan inflasi.

Secara keseluruhan, sementara Inggris sedang membaik, tidak ada konfirmasi bahwa dollar AS sudah tidak akan naik lagi.

“Support” terdekat menunggu di 1.3925 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3885 dan kemudian 1.3860. “Resistance” terdekat menunggu di 1.40 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.4025 dan kemudian 1.4050.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2022 Menurun

Bank Indonesia merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2022. Posisi ULN Indonesia menurun di mana pada akhir triwulan I 2022...

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi...

Forex Eropa AUDUSD 19 Mei: Terangkat oleh Laporan Rekor Terendah Pengangguran Australia

Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) bergerak lebih tinggi dari tekanan sesi sebelumnya dan sempat menembus...

Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp14.716/USD; Dollar di Asia Terkoreksi Sejenak

Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah di hari kelimanya, menguangi sebagian loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments