Thursday, May 19, 2022
Home Analysis Analisa Forex Analisa GBP/USD Tgl 10 Maret 2021: Naik karena Melemahnya USD

Analisa GBP/USD Tgl 10 Maret 2021: Naik karena Melemahnya USD

GBP/USD mengambil keuntungan dari sentiment pasar yang bagus untuk mengambil pijakan dan meraih kembali level 1.39, dan diperdagangkan di sekitar 1.3905. Variasi dari melemahnya yields AS, pernyataan dari Gubernur BoE Bailey yang memundurkan tingkat bunga yang negatip serta kemajuan vaksinasi Inggris mendorong naik poundsterling.

Poundsterling mendapatkan keuntungan dari turunnya dollar AS. Intervensi Cina di pasar untuk menaikkan harga saham yang terus tertekan turun, memicu sentiment “risk-on” di pasar yang membebani dollar AS yang safe-haven. Terlebih lagi, investor membeli obligasi AS pada harga yang lebih rendah, sehingga mengakibatkan jatuhnya yields AS dan sekaligus mendorong dollar AS turuh juga.

Apakah hal ini bisa berlanjut? Undang – undang stimulus fiscal untuk melegakan mereka yang terdampak Covid – 19 sudah berhasil lolos dari Senat AS senilai sekitar $1.9 triliun. Hal ini akan membuat segera diluncurkannya belanja pemerintah yang besar yang berarti penerbitan surat hutang yang lebih banyak lagi yang berpotensi menaikkan imbal hasil dari Treasuries AS.

Amerika Serikat akan mengadakan lelang obligasi 3 tahun pada hari Selasa dan 10 tahun pada hari Rabu yang diamati oleh pasar dengan seksama. Naiknya Kembali imbal hasil obligasi AS bisa memicu naiknya kembali dollar AS dan mengakhiri ketenangan pasar pada sekarang ini.

Secara keseluruhan, sementara Poundsterling berhasil melewati badai karena naiknya yields dan dollar AS lebih baik daripada matauang utama dunia lainnya, Poundsterling masih jauh dari imun terhadap kenaikan dollar AS berikutnya.

“Support” terdekat menunggu di 1.3825 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3775 dan kemudian 1.3745. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3915 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3950 dan kemudian 1.4015.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2022 Menurun

Bank Indonesia merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2022. Posisi ULN Indonesia menurun di mana pada akhir triwulan I 2022...

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi...

Forex Eropa AUDUSD 19 Mei: Terangkat oleh Laporan Rekor Terendah Pengangguran Australia

Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) bergerak lebih tinggi dari tekanan sesi sebelumnya dan sempat menembus...

Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp14.716/USD; Dollar di Asia Terkoreksi Sejenak

Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah di hari kelimanya, menguangi sebagian loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments