Sunday, June 20, 2021
Home Analysis Opini Analisa GBP/USD 5 Januari 2021: Tumbang Karena Ketakutan Lockdown Baru

Analisa GBP/USD 5 Januari 2021: Tumbang Karena Ketakutan Lockdown Baru

GBP/USD diperdagangkan  turun ke bawah 1.36 disekitar 1.3584,  dengan PM Inggris Boris Johnson dilaporkan sedang mempersiapkan untuk mengumumkan lockdown nasional yang baru dan keras ditengah naiknya kasus Covid – 19 secara drastis.

Harapan akan 2021 lebih baik dari 2020 menghadapi kenyataan yang tidak sesuai pada hari pertama di tahun yang baru – mengirim Sterling turun dari ketinggiannya. GBP/USD harus bergumul di sekitar 1.37 dengan investor terus mendorong Poundsterling naik setelah Uni Eropa dan Inggris mencapai kesepakatan Brexit pada malam Natal. Namun hal ini bisa berubah.

Pasar gembira dengan Inggris keluar dari Uni Eropa dengan kesepakatan yang disetujui oleh Parlemen. Namun, kesepakatan ini hanya mengurusi soal barang – barang dan mengabaikan soal jasa dimana Inggris sangat bergantung perekonomiannya pada jasa.

Coronavirus juga memberikan gambaran yang sama. Yang terburuk memang telah berhasil dihindarkan, namun kenyataan yang ada sekarang tetap tidak baik, sekalipun pemerintah telah menyetujui vaksin dari AstraZeneca/Universitas Oxford pada akhir 2020. Kecepatan untuk melakukan vaksinisasi ternyata lebih lambat daripada yang diperkirakan.

Sementara itu Covid – 19 meningkat di Inggris karena adanya jenis baru dari Covid – 19 yang lebih menular. PM Johnson dipaksa untuk mengumumkan lockdown secara nasional yang baru dengan tingkat tertinggi Tier-4, bahkan yang baru Tier-5. Apabila keluar pengumuman seperti ini, maka Sterling akan terbebani.

Lambatnya vaksinisasi juga terjadi di Amerika Serikat, dimana kematian telah lebih dari 350.000 orang. Fokus di AS ada di Georgia dimana pada hari Selasa akan ada pilkada memilih anggota Senat yang akan menentukan partai mana yang akan mengkontrol Senat di AS dan akan mempengaruhi stimulus yang baru.

Secara keseluruhan, optimisme mengenai prospek Inggris kemungkinan mendapatkan pukulan dan dolar AS yang safe – haven bisa mengalami peningkatan permintaan ditengah ketidakpastian politik, meskipun demikian Sterling masih memiliki ruang untuk naik dengan “resistance” terdekat menunggu di 1.3603 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3630 dan kemudian 1,3710. Sedangkan “support” terdekat menunggu di 1.3525 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3480 dan kemudian 1.3400.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Emas Antam Sudah Turun Rp 24.000, Buyback-nya Anjlok Rp 34.000

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp 920.000 per gram. Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari juga tak...

Dolar AS Kian Perkasa Sikapi Rencana Kenaikan Suku Bunga The Fed

Dolar AS memperpanjang kenaikan terhadap sekeranjang mata uang pada akhir perdagangan Jumat. Dolar AS menguat setelah rencana Federal Reserve AS mengejutkan pasar...

OPEC Perkirakan Produksi AS Turun, Harga Minyak Naik Jadi USD73,5/Barel

Harga minyak rebound pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah sumber OPEC mengatakan bahwa kelompok produsen minyak memperkirakan pertumbuhan produksi minyak...

Harga Kakao di New York Turun ke Harga Terendah 3 Bulan

Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis mixed, dengan harga kakao di New York turun ke harga 3 bulan terendah, karena panen...

Recent Comments