Wednesday, June 16, 2021
Home Analysis Opini Analisa Forex EUR/USD 2 Desember 2020: Bisakah Menembus Ketinggian Baru?

Analisa Forex EUR/USD 2 Desember 2020: Bisakah Menembus Ketinggian Baru?

Faktor fundamental masih positip terhadap EUR/USD. Penggerak utama adalah harapan akan vaksin Covid  – 19. Perusahaan farmasi AS Moderna menyelesaikan uji coba imunisasi fase ketiganya dan mengkonfirmasi tingkat efektifitas yang tinggi di 94%. Perusahaan ini mengumumkan sedang meminta persetujuan darurat untuk mulai vaksinisasi terhadap coronavirus dari Food and Drugs Administration (FDA) AS. Sementara otoritas Inggris kemungkinan akan memberikan lampu hijau terhadap imunisasi Pfizer/BioNTech dalam beberapa hari kedepan, berpotensi sebagai vaksin yang pertama disetujui di dunia Barat. Novavax juga melaporkan kemajuan sementara AstraZeneca/Universitas Oxford masih mengalami beberapa kesulitan dengan masih harus menambah usaha berbagai uji coba.

Stimulus moneter adalah penggerak kenaikan yang lainnya. Presiden ECB Christine Lagarde berbicara lagi pada hari Selasa dan kemungkinan akan mengulangi jaminannya untuk memperluas skema pembelian obligasi. Euro sebelum ini merespon positip terhadap pencetakan euro – melihatnya sebagai usaha pemerintah untuk mendorong perekonomian di Uni Eropa.

Sebaliknya, pencetakan lebih banyak matauang dolar AS memberikan dampak yang bertolak belakang dengan pencetakan euro, dengan pasar melihatnya sebagai devaluasi dari dolar AS. Gubernur Federal Reserve , Jerome Powell akan memberikan testimony di Capitol Hill dan di dalam persiapan pernyataannya, mendorong para pembuat perundang-undangan untuk memberikan stimulus fiskal. Setiap keterbukaan akan bisa mendorong naik saham – saham dan membebani dolar AS.

Sementara pembenahan moneter memberikan kenaikan terhadap EUR/USD, data ekonomi saat ini kemungkinan bisa membatasi kenaikan.

Bisakah EUR/USD menembus ketinggian yang baru? Data ekonomi kemungkinan bisa menghambat, namun gambaran luasnya masih positip.

“Resistance” terdekat menunggu di 1.20 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2010 dan kemudian 1.2050. Sementara “support” terdekat menunggu di 1.1940 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1925 dan kemudian 1.1895.(vibiznews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia Mei 2021 kembali surplus sebesar 2,36 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus...

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/2 Minggu

Harga gula pada penutupan pasar hari Selasa turun untuk ke empat hari berturut -turut sehingga harga gula di New York turun ke...

Rupiah Rabu Siang Masih Terkoreksi ke Rp14.255/USD; Dollar di Asia Flat Menjelang the Fed

Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (16/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau masih melemah di hari ketiganya, stabil dari sesi...

Harga Jagung Naik, Karena Cuaca Kering Di Brazil

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa kembali naik setelah kemarin mengalami penurunan tajam, kenaikan terjadi karena rate pertumbuhan tanaman lebih rendah...

Recent Comments