Thursday, May 19, 2022
Home Analysis Analisa Forex Analisa EUR/USD Tgl 5 Februari 2021: Tren Masih Turun

Analisa EUR/USD Tgl 5 Februari 2021: Tren Masih Turun

EUR/USD tumbang dibawah 1.20, menyentuh kerendahan selama dua bulan. Dolar AS naik bersamaan dengan kenaikan imbal hasil Treasury, didukung oleh harapan akan stimulus fiskal dan data ekonomi AS yang kuat. Euro masih berjuang dengan keprihatinan akna vaksin.

Penggerak utama dari penurunan EUR/USD adakan kenaikan imbal hasil obligasi AS. Dolar AS mengalami kenaikan dengan imbal hasil dari Treasuries 10 tahun AS menyentuh 1.14% mendekati ketinggian yang terjadi pada awal Januari.

Demokrat sedang mengambil langkah procedural yang lain untuk meloloskan paket bantuan coronavirus senilai $1.9 triliun tanpa dukungan dari Republikan. Sementara proses negosiasi masih terus berlangsung, pasar sudah mulai memperhitungkan dalam harga nilai yang lebih besar dalam mendorong ekonomi daripada yang dikeluarkan sebelumnya. Diperkirakan akan keluar senilai $1.3 triliun.

Prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan akan keluarnya surat hutang dengan nilai yang besar mendorong dana keluar dari obligasi dan membuat imbal hasil atau tingkat bunga obligasi meningkat dan membuat dolar AS menjadi lebih menarik. Terlebih lagi, stimulus tersebut muncul pada saat ekonomi dalam puncak pemulihannya, seperti yang terlihat pada angka – angka makro ekonomi yang bagus pada hari Rabu.

Angka dari sektor pekerjaan swasta ADP bertambah sebanyak 174.000 posisi pada bulan Januari. Sementara PMI Jasa dari ISM meningkat menjadi 58.7. Kedua angka dari Kalender Ekonomi ini lebih baik daripada yang diperkirakan sehingga menaikkan ekspektasi akan NFP AS pada hari Jumat.

Selain itu, kampanye vaksin yang terus dipercepat di AS juga memberikan harapan bisa keluar dari krisis dengan cepat, sementara Eropa masih berlambat dibelakang.

Berita baiknya dari Eropa adalah Mario Draghi bekas Presiden ECB diberikan kesempatan untuk membentuk pemerintahan baru ditengah krisis politik yang sedang berlangsung di Itali.

Secara keseluruhan, dolar AS masih perkasa menghadapi euro.

“Support” terdekat menunggu di 1.1960 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1930 dan kemudian 1.1890.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.2050  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2090 dan kemudian 1.2130.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2022 Menurun

Bank Indonesia merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2022. Posisi ULN Indonesia menurun di mana pada akhir triwulan I 2022...

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi...

Forex Eropa AUDUSD 19 Mei: Terangkat oleh Laporan Rekor Terendah Pengangguran Australia

Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) bergerak lebih tinggi dari tekanan sesi sebelumnya dan sempat menembus...

Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp14.716/USD; Dollar di Asia Terkoreksi Sejenak

Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah di hari kelimanya, menguangi sebagian loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments