Thursday, May 19, 2022
Home Analysis Analisa Forex Analisa EUR/USD Tgl 18 Februari 2021: Masihkah Ada Ruang Untuk Naik?

Analisa EUR/USD Tgl 18 Februari 2021: Masihkah Ada Ruang Untuk Naik?

EUR/USD turun ke bawah 1.2050 di sekitar 1.2040, memperpanjang penurunannya setelah penjualan ritel AS lompat ke 5.3%, jauh lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Angka inti juga lebih tinggi daripada yang diperkirakan.

Apakah inflasi sedang datang? Inilah yang dikuatirkan para investor dengan Amerika membuka dompetnya untuk belanja yang massif. Usulan paket stimulus fiskal dalam jumlah yang besar kemungkinan akan disetujui pada minggu depan.

Sementara pasar membutuhkan lebih banyak uang, stimulus fiskal dalam jumlah yang luarbiasa besar berarti naiknya kemungkinan ekonomi menjadi “overheat” dan harga – harga naik. Terlebih lagi, meningkatnya penciptaan hutang oleh Paman Sam ini telah mengakibatkan aksi jual atas Treasuries AS, yang mendorong naik yields atas obligasi 10 tahun, menjadi 1.30%, angka tertinggi setelah pandemi yang pada gilirannya membuat dollar AS menjadi lebih menarik.

Hal lain yang ditunggu oleh para investor adalah risalah pertemuan dari Federal Reserve yang bukan protokol dari pertemuan pada bulan Januari, melainkan dokumen yang direvisi dengan hati – hati yang membuat respon pasar harus menjadi pertimbangan. Kemungkinan the Fed masih akan terus mengabaikan ketakutan akan inflasi. Dengan pada akhir tahun 2020, the Fed mengubah taktik dimana sekarang memprioritaskan mencapai “full employment” dengan mengorbankan inflasi. The Fed kemungkinan akan mengulangi komitmennya untuk tetap mempertahankan tingkat bunga yang rendah dan skema pembelian obligasi yang berarti mempertahankan yields obligasi dan dollar AS dalam pengawasan.

Apakah rally dollar AS ada batasnya? Matauang bersama Eropa telah tertinggal dibandingkan dengan rekan – rekannya kebanyakan karena lambatnya kampanye vaksin di Eropa. Terlepas dari vaksinasi, kasus Covid sedang turun terutama di Jerman dan Spanyol.

Keyakinan investor tetap tinggi sebagaimana yang terlihat di dalam data ZEW Economic Sentiment Jerman kemarin. Sementara lokomotif zona Euro ini sedang berjuang, masa depannya kelihatannya cerah.

Secara keseluruhan, matauang paling popular di dunia ini masih memiliki ruang untuk bangkit dari kejatuhannya.

“Support” terdekat menunggu di 1.2015 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1970 dan kemudian 1.1925.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.2065  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2100 dan kemudian 1.2145.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2022 Menurun

Bank Indonesia merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2022. Posisi ULN Indonesia menurun di mana pada akhir triwulan I 2022...

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi...

Forex Eropa AUDUSD 19 Mei: Terangkat oleh Laporan Rekor Terendah Pengangguran Australia

Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) bergerak lebih tinggi dari tekanan sesi sebelumnya dan sempat menembus...

Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp14.716/USD; Dollar di Asia Terkoreksi Sejenak

Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah di hari kelimanya, menguangi sebagian loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments