Friday, May 20, 2022
Home Analysis Analisa Forex Analisa EUR/USD Tgl 11 Maret 2021 : Naik karena CPI Inti AS...

Analisa EUR/USD Tgl 11 Maret 2021 : Naik karena CPI Inti AS Meleset dari Perkiraan

EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.19 disekitar 1.1892, naik dari kerendahannya setelah CPI inti AS meleset dari yang diperkirakan di 1.3% YoY pada bulan Februari.

Di hampir seluruh waktu perdagangan pasangan matauang EUR/USD tertekan dibawah level 1.1900, dibatasi dalam rentang perdagangan yang sempit di 60 pips. Para pemain pasar terus memperhatikan yields Treasury AS untuk mendapatkan arahan, dan menghabiskan paruh pertama dari jam perdagangan dengan tidak bergerak, bertengger di level penutupan hari Selasa. Sementara itu, saham – saham di Asia dan Eropa membukukan kenaikan intraday yang lemah.

Kalender makro ekonomi Uni Eropa kosong pada hari kemarin, namun Amerika Serikat mempublikasikan angka inflasi bulan Februari. Angka umum Consumer Price Index (CPI) bulan Februari muncul di 1.7% sebagaimana dengan yang diperkirakan, dan masih lebih bagus daripada angka sebelumnya di 1.4%. Namun, angka inflasi inti tahunan muncul di 1.3% yang adalah dibawah daripada sebelumnya dan juga dibawah daripada yang diperkirakan di 1.4%.

Dollar AS turun beberapa pips terhadap rival utama, namun reaksi pasar kelihatannya terbatas di pasar forex secara menyeluruh. Sebaliknya, angka CPI yang umum telah membantu kenaikan harga saham sehingga mendorong naik EUR/USD mendekati 1.1900.

Benua Eropa masih terus berjuang melawan coronavirus, dengan Itali mengalami kenaikan kasus baru – baru ini. Skema vaksin Eropa tetap lambat, khususnya dibandingkan dengan kecepatan vaksinasi di Amerika Serikat, dengan Alaska telah menjadi negara bagian pertama yang telah menyuntikkan vaksin ke setiap orang yang berumur 16 tahun ke atas.

Secara keseluruhan koreksi penurunan dari pasangan matauang ini kemungkinan mendekati akhir, meskipun tren “bearish” masih memegang kendali.

“Support” terdekat menunggu di 1.1850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1820 dan kemudian 1.1750.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.1900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1930 dan kemudian 1.1950.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments