Monday, May 23, 2022
Home Analysis Analisa Forex Analisa EUR/USD Tgl 10 Maret 2021: Kenaikan Hanya Sementara ?

Analisa EUR/USD Tgl 10 Maret 2021: Kenaikan Hanya Sementara ?

EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.19 di sekitar 1.1896 , naik dari level terendah pada tahun 2021 di 1.1836 dengan yields obligasi 10 tahun AS turun dari ketinggiannya diatas 1.60%. Intervensi Cina terhadap pasar sahamnya membantu membuat sentimen pasar bertambah baik.

Pasar sedikit tenang pada hari Selasa setelah terjadinya pergolakan memulai minggu perdagangan yang baru. Otoritas Cina melakukan intervensi untuk mengangkat kembali saham – saham tehnologi dari posisi rendahnya yang menghasilkan sentimen positip dan membebani dollar AS yang safe-haven.

Hal lain yang membuat dollar AS turun adalah turunnya yields obligasi 10 tahun AS dari ketinggiannya di atas 1.60% ke 1.56%. Penurunan dari imbal hasil Treasuries AS ini mungkin berhubungan dengan pernyataan Treasury Secretary AS Janet Yellen bahwa AS memiliki alat untuk berurusan dengan inflasi.

Meskipun demikian, Kongres AS sebentar lagi akan mengeluarkan paket kelegaan coronavirus yang massif sebesar $1.9 triliun. Penerbitan surat hutang yang lebih banyak lagi akan membuat naiknya yields dan dollar AS.

Amerika Serikat akan mengadakan lelang obligasi 3 tahun pada hari Selasa dan 10 tahun pada hari Rabu yang diamati oleh pasar dengan seksama. Naiknya Kembali imbal hasil obligasi AS bisa memicu naiknya kembali dollar AS dan mengakhiri ketenangan pasar pada sekarang ini.

Di benua Eropa, negara – negara Eropa baru memvaksinkan sekitar 8% dari populasinya, sementara AS sudah 18% dan akan lebih cepat lagi majunya. Selain itu ada gelombang Covid – 19 yang baru di Itali yang sangat dikuatirkan. Sementara angka pembelian obligasi pada minggu terakhir oleh ECB menunjukkan perlambatan, bukannya percepatan untuk mendukung Euro.

Secara keseluruhan, turunnya yields AS dan naiknya EUR/USD kelihatannya hanya akan sementara.

“Support” terdekat menunggu di 1.1850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1820 dan kemudian 1.1750.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.1900 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1930 dan kemudian 1.1950.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Harga Kedelai Naik, Karena Ekspor Mingguan Meningkat

Harga kedelai kembali naik pada penutupan pasar hari Kamis, setelah Laporan Ekspor Mingguan, dimana ekspor mingguan kedelai meningkat, hanya minyak kedelai masih turun, karena...

Rupiah Jumat Siang Rebound ke Rp14.665/USD; Bangkit dari Tekanan 5 Hari

Dalam pergerakan pasar uang Jumat siang ini (20/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound menguat setelah tertekan 5 hari, mengurangi sebagian gain sesi...

Harga Minyak Sawit Turun Setelah Presiden Jokowi Membuka Kembali Ekspor Minyak Sawit 23 Mei 2022

Harga minyak sawit turun pada penutupan pasar hari Kamis setelah Presiden Jokowi memberi pengumuman bahwa akan membuka ekspor minyak sawit dan turunannya pada hari...

Hanya Harga Gandum yang Turun, Harga Kedelai dan Jagung Masih Naik

Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Kamis 19 Mei 2022 Harga biji-bijian mixed , setelah Laporan Penjualan Ekspor Mingguan pada hari...

Recent Comments