Thursday, May 19, 2022
Home Analysis Analisa Forex Analisa EUR/USD Tgl 10 Februari 2021: Naik Ke 1.21 Karena Melemahnya Yield...

Analisa EUR/USD Tgl 10 Februari 2021: Naik Ke 1.21 Karena Melemahnya Yield & Dolar AS

EUR/USD memperpanjang kenaikannya, menyentuh ketinggian diatas 1.21 dengan berbalik turunnya dollar AS. Imbal hasil Treasury AS turun ditengah ketidakpastian mengenai stimulus fiscal AS.

Narasi pasar tiba – tiba terganggu dan hal ini baik bagi euro. Pasar menjadi tidak pasti dengan stimulus fiscal AS sehingga dana bergerak ke obligasi AS lagi meskipun tidak meninggalkan saham. Sebagai akibatnya imbal hasil Treasury AS turun dan hal ini membebani dollar AS. Selain itu, tingginya rekor harga saham dan juga Bitcoin, membebani dollar AS yang safe – haven. Perubahan dalam narasi pasar ini mendorong EUR/USD naik mengarah ke 1.21.

Apakah tren naik ini bisa terus bertahan? Salah satu penggerak kenaikan EUR/USD yang utama adalah spekulasi mengenai jumlah dari paket kelegaan yang bisa diloloskan oleh Demokrat. Biden mendorong Kongres untuk menyetujui jumlah senilai $1.9 triliun sementara juga mau untuk berkompromi khususnya dengan anggota partainya sendiri. Moderat dan Liberal berbeda pendapat mengenai jumlah dari cek stimulus, antara $50,000 dengan $75,000. Sementara investor kurang tertarik kepada hal – hal yang detil, yang penting persetujuan dari Kongres dapat cepat keluar.

Kecepatan keluarnya paket stimulus menjadi berkurang dan tidak jelas dengan focus politik bergerak dari stimulus ke impeachment terhadap Trump. Akibatnya kemungkinan para investor akan terus membeli obligasi kembali sebagai antisipasi ditundanya paket stimulus dan akhirnya nilainya juga menjadi lebih kecil. Turunnya imbal hasil bisa menurunkan dollar AS.

Meskipun dalam gambaran yang lebih luas tren EUR/USD menurun, saat ini kemungkinan masih akan melanjutkan kenaikan dengan melemahnya USD karena tertundanya stimulus AS yang membuat turunnya imbal hasil hutang AS yang membawa dollar AS turun.

“Support” terdekat menunggu di 1.2090 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2050 dan kemudian 1.2000.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.2130  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2160 dan kemudian 1.2237.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

Most Popular

Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan I 2022 Menurun

Bank Indonesia merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I 2022. Posisi ULN Indonesia menurun di mana pada akhir triwulan I 2022...

Harga Kakao Turun Karena Menguatnya Indeks Dolar AS

Harga kakao pada penutupan pasar hari Rabu turun karena menguatnya indeks dolar menurunkan harga komoditas termasuk kakao. Turunnya indeks saham akan membuat investor melikuidasi...

Forex Eropa AUDUSD 19 Mei: Terangkat oleh Laporan Rekor Terendah Pengangguran Australia

Posisi Aussie dolar dalam pair AUDUSD pada perdagangan forex sesi Eropa hari Kamis (19/5/2022) bergerak lebih tinggi dari tekanan sesi sebelumnya dan sempat menembus...

Rupiah Kamis Siang Melemah ke Rp14.716/USD; Dollar di Asia Terkoreksi Sejenak

Dalam pergerakan pasar uang Kamis siang ini (19/5), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah di hari kelimanya, menguangi sebagian loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments