Wednesday, June 23, 2021
Home Analysis Opini Analisa EUR/USD 7 Januari 2021 : Naik ke Arah 1.2350 Dengan Hasil...

Analisa EUR/USD 7 Januari 2021 : Naik ke Arah 1.2350 Dengan Hasil Georgia

EUR/USD naik ke arah 1.2350, disekitar 1.2340, tertinggi sejak 2018 dengan dolar AS terus jatuh. Demokrat memimpin di dalam pemungutan suara memperebutkan kursi Senat di Georgia, membuka pintu terhadap lebih banyak stimulus fiskal. Dolar AS mengalami penurunan meskipun imbal hasil obligasi AS mengalami kenaikan.

Dolar AS yang safe-haven mengalami aksi jual dengan Demokrat memimpin di dalam perebutan kekuasaan di Senat yang memungkinkan dikeluarkannya lebih banyak stimulus fiskal ke depannya. Namun turunnya dolar AS tertahan oleh karena naiknya imbal hasil treasury AS dimana imbal hasil obligasi pemerintah AS yang berjangka 10 tahun berhasil melampaui 1%, membuat dolar AS menjadi lebih menarik.

Korban kematian dan kasus baru dari coronavirus terus mengalami peningkatan di bagian utara Eropa. Jerman memperpanjang lockdown secara nasionalnya sampai akhir dari bulan Januari. Amerika Serikat melaporkan hampir 4000 kematian pada hari Senin. Selain itu, saintis Inggris mengkuatirkan varian baru Covid – 19 di Afrika Selatan resistan terhadap vaksin.

European Medicines Agency bersiap menyetujui penggunaan vaksin dari Moderna. Saat ini “bottleneck” ada pada pendistribusian vaksin dibandingkan dengan kemacetan dari regulator. Para pembuat kebijakan, baik di Amerika Serikat maupun di Eropa sedang ditekan untuk mempercepat kampanye vaksin mereka, dengan mencontoh Israel.

Vaksinisasi di Amerika Serikat baru mencapai sekitar 1.5% dari populasi, Jerman baru sekitar 0.4% sementara Israel sudah mencapai 15%.

PMI jasa final di Eropa mengkonfirmasi bahwa sektor jasa yang terpukul oleh Covid – 19 terus mengalami kontraksi. CPI pendahuluan Perancis muncul di 0.2%, lebih buruk daripada yang diperkirakan.

Secara keseluruhan, sementara dolar AS mendapatkan keuntungan dari naiknya imbal hasil, komitmen dari the Fed untuk bertindak, harapan akan vaksin dan kemungkinan data yang buruk bisa mendorong pasangan matauang ini naik.

Kenaikan selanjutnya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2345 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2400 dan kemudian 1.2555. Sedangkan penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.2275 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2240 dan kemudian 1.2200.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/4 Bulan

Harga gula pada penutupan hari Selasa turun harga gula London turun ke terendah 2 1/4 bulan, karena curah hujan meningkat di Brazil.Harga...

Rupiah Rabu Ditutup Melemah ke Rp14.432/USD; Dollar di Eropa Agak Flat, Pernyataan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu sore ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, dengan mengurangi loss sesi siangnya,...

Harga Karet Tocom Rebound dari Pelemahan 4 Sesi, SHFE Melompat ke Tertinggi 2 Pekan

Setelah tertekan selama 4 sesi berturut, harga karet Tocom rebound dari posisi terendah 2 bulan pada perdagangan hari Rabu (23/6/2021), demikian dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.445/USD; Dollar di Asia Melanjutkan Rebound

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu siang ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments