Wednesday, June 23, 2021
Home Analysis Analisa Forex Analisa Emas Tgl 18 – 22 Januari 2021 : Akankah Turun di...

Analisa Emas Tgl 18 – 22 Januari 2021 : Akankah Turun di Bawah $1,800 ?

Ada ketakutan di pasar. Pandemik Covid – 19 yang masih mengamuk, memburuknya kondisi ekonomi dan kemungkinan penundaan stimulus $1.9 triliun yang diusulkan oleh Biden. Data ekonomi menunjuk kepada perlambatan yang signifikan pada permulaan tahun baru dengan langkah – langkah lockdown yang diberlakukan, membebani pemulihan ekonomi.

Perspektif ekonomi jangka pendek masih bermasalah. Orang menjadi takut dan menyimpan uang tunai. Pasar rentan.

Tidak mengherankan melihat kejatuhan dari penjualan ritel sekali lagi karena angka virus dan restriksi yang dikenakan diseluruh negara. Kelihatannya pertumbuhan konsumsi melambat tajam pada akhir tahun lalu sehingga memulai tahun ini dengan lemah.

Ketidakpastian ini memicu aksi jual terhadap emas dan saham dengan orang berbalik ke uang tunai ditengah kenaikan dolar AS dan naiknya imbal hasil. Indeks dolar AS dan imbal hasil naik dan orang panik.

Pasar prihatin dengan dolar AS mengalami kenaikan sehingga menahan kenaikan harga emas. Secara tehnikal, bisa ada penurunan lebih lanjut dan ini adalah kesempatan untuk membeli di harga rendah.

Saat ini emas berjangka kontrak bulan Februari diperdagangkan pada $1,828.50, turun 1,40% pada hari itu.

Reaksi pasar terhadap proposal Biden senilai $1,9 triliun yang dibukakan pada hari Kamis adalah yg negatif. Pertanyaannya adalah seberapa cepat Biden bisa meloloskan stimulus yang diusulkan. Dia akan mendapatkan resistensi dari Senat seperti sebelumnya. Hanya diperlukan beberapa Republikan untuk berkata tidak yang bisa membuat prosesnya menjadi sangat lama.

Inflasi juga tidak dapat diabaikan pada tahun ini. Pasar prihatin dengan pencetakan uang selama ini. Obligasi dan imbal hasil mulai menunjukkan tanda – tanda naiknya inflasi karena pencetakan uang. Jika inflasi akhirnya mencapai 2%, situasi ini bisa tidak terkontrol lagi dan ini bagus buat emas.

Powell menunjuk kepada inflasi yang bisa mulai naik dengan cepat dengan mengatakan bahwa pada saat pandemik mereda, akan ada gelombang belanja yang kuat yang bisa mendorong harga-harga naik.

Minggu ini emas masih berpeluang melemah. Level $1,775 perlu diperhatikan jika harga emas berhasil menembus $1,800. “Support” pertama yang harus ditembus adalah $1,825.

Namun apabila berbalik naik, harga emas akan berhadapan dengan”resistance” terdekat di $1,850 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,875 dan kemudian $1,900.

( vibiznews )

Buka Akun Trading
MetaTrader Olymp Trade

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Harga Gula Turun ke Harga Terendah 2 1/4 Bulan

Harga gula pada penutupan hari Selasa turun harga gula London turun ke terendah 2 1/4 bulan, karena curah hujan meningkat di Brazil.Harga...

Rupiah Rabu Ditutup Melemah ke Rp14.432/USD; Dollar di Eropa Agak Flat, Pernyataan the Fed

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu sore ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, dengan mengurangi loss sesi siangnya,...

Harga Karet Tocom Rebound dari Pelemahan 4 Sesi, SHFE Melompat ke Tertinggi 2 Pekan

Setelah tertekan selama 4 sesi berturut, harga karet Tocom rebound dari posisi terendah 2 bulan pada perdagangan hari Rabu (23/6/2021), demikian dengan...

Rupiah Rabu Siang Melemah ke Rp14.445/USD; Dollar di Asia Melanjutkan Rebound

Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Rabu siang ini (23/6), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss sesi paginya, sementara...

Recent Comments